TVRI Siarkan Piala Dunia 2026, Layanan Publik Menguat

  • 25 Feb 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - TVRI kembali menegaskan perannya sebagai lembaga penyiaran publik dengan menayangkan Piala Dunia FIFA 2026 bagi seluruh masyarakat Indonesia. Momentum ini menjadi penanda penguatan layanan publik melalui tayangan olahraga kelas dunia yang dapat diakses secara merata dari Sabang hingga Merauke.

Langkah tersebut merupakan wujud kepercayaan pemerintah kepada TVRI untuk menghadirkan siaran berkualitas global, sekaligus memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati ajang sepak bola paling bergengsi tanpa terkecuali. Dukungan anggaran yang diberikan negara juga menjadi bagian dari mandat untuk memperluas akses informasi dan hiburan berkualitas.

Ketua Dewan Pengawas TVRI Agus Sudibyo menyatakan, kepercayaan tersebut adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Kepercayaan ini merupakan amanah besar bagi TVRI, sesuai dengan mandat Presiden, untuk terus memastikan masyarakat Indonesia, di manapun mereka berada, dapat mengakses tayangan berkualitas dunia," kata Agus, Rabu, 25 Februari 2026.

"Ini juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjalankan mandat negara. Ini untuk menghadirkan informasi dan hiburan yang merata,” ucapnya menambahkan.

Pemerintah memberikan dukungan anggaran untuk pembelian hak siar Piala Dunia 2026 sebagai bagian dari penguatan fungsi layanan publik. Terakhir kali TVRI menayangkan ajang Piala Dunia adalah pada 1998, sehingga momentum ini menjadi tonggak penting dalam sejarah penyiaran nasional.

Sejak pertama kali mengudara pada 1962, TVRI konsisten menghadirkan konten edukatif, informatif, dan menghibur bagi masyarakat Indonesia. Peran tersebut juga mencakup penyiaran berbagai sosialisasi program unggulan Presiden dan pemerintah serta kegiatan kenegaraan agar dapat diakses secara merata di seluruh wilayah Tanah Air.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Iman Brotoseno, TVRI kembali memperoleh dukungan pemerintah untuk memperkuat kapasitas dan kualitas siaran. Dukungan tersebut termasuk penguatan anggaran guna memastikan penyelenggaraan siaran Piala Dunia berjalan optimal dan menjangkau seluruh daerah.

Untuk mendukung distribusi siaran, TVRI terus melakukan modernisasi infrastruktur digital melalui sistem siaran digital DVB-T2, jaringan satelit berkapasitas tinggi, jaringan berbasis IP, serta integrasi Network Operation Center (NOC) yang memungkinkan pemantauan siaran secara real-time. Penguatan ini ditujukan untuk memastikan pemerataan akses, termasuk bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Selain itu, TVRI berkolaborasi dengan Radio Republik Indonesia dan Antara guna memperluas jangkauan informasi dan kemeriahan Piala Dunia melalui berbagai platform. Sinergi lintas media tersebut menegaskan peran TVRI sebagai penghubung masyarakat Indonesia dengan peristiwa penting dunia sekaligus memperkuat fungsi layanan publik yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....