Wamenkomdigi: TVRI Berperan Strategis Jaga Ruang Informasi Nasional

  • 03 Agt 2026 19:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo menegaskan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memiliki peran strategis
  • Dalam menjaga ruang informasi nasional di tengah tantangan disinformasi, polarisasi, dan derasnya arus informasi digital
  • Pernyataan tersebut disampaikan Angga saat memberikan materi dalam kegiatan Digital Leadership Academy bagi jajaran pimpinan LPP TVRI

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo menegaskan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memiliki peran strategis. Dalam menjaga ruang informasi nasional di tengah tantangan disinformasi, polarisasi, dan derasnya arus informasi digital.

Pernyataan tersebut disampaikan Angga saat memberikan materi dalam kegiatan Digital Leadership Academy bagi jajaran pimpinan LPP TVRI. "Di tangan para pemimpin TVRI, ruang informasi kita harus menjadi ruang yang mencerdaskan, memperkuat persatuan, dan menghadirkan informasi yang berpijak pada fakta demi kemajuan Indonesia, mari berpikir besar, bertindak cepat, berani mengambil keputusan, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat," kata Angga, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurutnya, lembaga penyiaran publik tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi instrumen negara dalam membangun kepercayaan publik, memperkuat persatuan. Serta menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menekankan komunikasi publik harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Sebagai fondasi kehidupan berbangsa sekaligus menjadi sarana mencerdaskan kehidupan bangsa.

Angga mengatakan tantangan media saat ini tidak hanya berasal dari derasnya arus informasi, tetapi juga berkembangnya disinformasi, konten yang memancing emosi (rage bait). Serta penyebaran disinformasi, fitnah, dan kebencian yang kerap mengalahkan fakta di ruang digital.

Menurutnya, kondisi tersebut diperkuat oleh algoritma platform digital yang lebih mengutamakan tingkat interaksi dibandingkan akurasi informasi. Karena itu, TVRI diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai media publik yang menyajikan informasi akurat, berimbang, edukatif, dan berorientasi pada kepentingan nasional.

Dalam kesempatan itu, Angga juga menilai TVRI perlu mampu menerjemahkan berbagai program pemerintah kepada masyarakat melalui komunikasi publik yang menjelaskan keterkaitan. Antara kebijakan, manfaat, dan dampaknya secara nyata.

Ia menambahkan, pendekatan komunikasi publik perlu dibangun berdasarkan data, fakta, dan capaian yang terukur sesuai prinsip facts on the ground. Sehingga TVRI tidak hanya melaporkan peristiwa, tetapi juga memperkuat literasi masyarakat, menjadi rujukan verifikasi informasi, serta berkontribusi menjaga ruang digital yang sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....