Bapanas Percepat Distribusi CPP Serap Panen Raya
- 25 Feb 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Palembang - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan beras dan pangan nasional dalam kondisi aman menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2026. Percepatan distribusi Cadangan Pangan Pemerintah dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan menyerap hasil panen petani.
“Kondisi ketersediaan pangan saat ini relatif sangat cukup dan secara umum aman,” ucap Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa saat kunjungan kerja di Pergudangan Bulog Sumsel-Babel, Selasa 24 Februari 2026.
Pemerintah telah menyalurkan CBP melalui berbagai program intervensi. Sebanyak 720 ribu ton untuk bantuan pangan beras, 1,5 juta ton melalui Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, serta sekitar 70 ribu ton untuk penanganan bencana.
Khusus di Sumatera Selatan, penyaluran SPHP mencapai sekitar dua ribu ton per hari. Bantuan pangan dialokasikan sekitar 20 ribu ton untuk empat bulan ke depan.
Kesiapan stok didukung kapasitas gudang Bulog Sumsel-Babel sebesar 72,2 ribu ton. Gudang non-Bulog juga menambah ruang simpan sekitar 75,1 ribu ton.
Pengelolaan mutu beras dilakukan melalui fumigasi setiap tiga bulan dan penyemprotan rutin setiap bulan. Langkah tersebut untuk menjaga kualitas stok meski disimpan dalam waktu lama.
Untuk mengawal harga, Bapanas membentuk Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Pangan. Tim melibatkan pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk pengawasan di lapangan.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mengapresiasi pengelolaan stok di gudang Bulog. Ia mendorong percepatan distribusi agar gudang tidak penuh saat panen raya.
“Distribusi harus berjalan seiring dengan penyerapan,” ucapnya.
Percepatan penyaluran cadangan pangan menjadi bagian menjaga keseimbangan hulu dan hilir. Langkah ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan nasional sepanjang 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....