Tiba di Amman, Presiden Prabowo Disambut Hangat Putra Mahkota Kerajaan Yordania
- 25 Feb 2026 06:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Militer Merka, Amman, Yordania, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat. Kunjungan Kepala Negara kali ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Presiden tiba sekitar pukul 20.00 waktu setempat atau 24.00 WIB. Saat memasuki wilayah udara Yordania, pesawat kepresidenan RI menerima pengawalan kehormatan.
Yaitu oleh pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania Hasyimiah. Pengawalan udara tersebut menjadi simbol penghormatan tinggi dari Pemerintah Yordania kepada Presiden Prabowo dan bangsa Indonesia.
Saat menginjakan kaki di Bandar Udara Militer Marka, Kepala Negara langsung disambut Putra Mahkota Pangeran Al Hussein bin Abdullah II. Hal ini mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Yordania yang telah terjalin sejak lama.
Selain Putra Mahkota, Presiden juga disambut oleh sejumlah pejabat tinggi kedua negara. Dari pihak Indonesia tampak hadir Duta Besar (Dubes) RI untuk Yordania, Ade Padmo Sarwono.
Kemudian Atase Pertahanan RI untuk Yordania, Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin. Tampak pula sejumlah pejabat Kerajaan Yordania yang turut mengikuti prosesi penyambutan Presiden Prabowo.
Sejumlah anggota Kabinet Merah-Putih juga turut mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Yordania. Di antaranya Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Prosesi penyambutan diwarnai pula dengan kehadiran pasukan jajar kehormatan yang menambah khidmat suasana kedatangan Kepala Negara di Amman. Usai prosesi penyambutan kehormatan, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam di Amman.
Kepala Negara diagendakan akan bertemu Raja Abdullah II ibn Al Hussein dari Yordania. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu 25 Februari 2026 waktu setempat.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Yordania ini diharapkan memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Misalnya penguatan kemitraan di bidang pendidikan, pertahanan, pertanian, serta isu-isu kawasan Timur Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....