Pengembangan Teknologi Masa Depan, Kemkomdigi Dorong Hilirisasi Mineral Kritis

  • 24 Feb 2026 07:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Indonesia berkomitmen dalam pengembangan teknologi masa depan, khususnya sektor semikonduktor dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Hal ini sebagai upaya strategis, untuk memperkuat posisi Indonesia dalam mata rantai pasok digital dunia.

Komitmen itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, ditengah rangkaian AI Impact Summit 2026. Penegasannya disampaikan saat menggelar pertemuan bilateral, dengan para pemimpin industri India, termasuk Tata Group dan Tyrone (Netweb Technologies).

Wamen Nezar mengatakan, Indonesia memiliki cadangan mineral kritis berlimpah, yang merupakan komponen esensial dalam produksi chipset dan semikonduktor. Hal ini dijelaskannya, menjadi komitmen Indonesia dalam mendorong hilirisasi mineral, terhadap masa depan industri teknologi.

"Pasir silika yang tersedia melimpah di tanah air merupakan potensi besar yang harus kita transformasikan menjadi produk bernilai tambah tinggi. Indonesia memiliki komitmen untuk melakukan hilirisasi mineral kritis," kata Nezar dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin, 26 Februari 2026.

Untuk itu ia mengajak industri teknologi dunia, dapat melakukan penjajakan kerja sama dengan Indonesia, dalam pengembangan mineral kritis. Dengan hal ini Nezar meyakini bahwa ekosistem semikonduktor nasional dapat berkembang dan berdaya saing global.

"Oleh karena itu, menjalin kerja sama dengan pemimpin industri global adalah langkah strategis yang krusial. Untuk membangun ekosistem semikonduktor nasional yang tangguh dan berdaya saing," ujarnya.

Perlu diketahui, Tata Group melalui entitasnya Tata Electronics, saat ini tengah mengembangkan pembangunan fasilitas perakitan dan pengujian semikonduktor. Sementara Tyrone dikenal luas atas inovasinya dalam pengembangan server berbasis AI.

Penegasan Wamenkomdigi Nezar terhadap dua raksasa teknologi India itu, diharapkan dapat meningkatkan sinergi bersama Indonesia. Secara khususnya, dalam memfasilitasi transfer teknologi dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang manufaktur teknologi tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....