BPS Laporkan Kenaikan Harga Daging Ayam Ras
- 23 Feb 2026 14:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan harga daging ayam ras hingga pekan ketiga Februari 2026 mengalami kenaikan. Secara umum harga daging ayam ras naik 1,65 persen dibandingkan Januari 2026.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan, rata-rata harga ayam nasional mencapai Rp40.789 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut berada di atas Harga Acuan Penjualan.
"Halaman sebelumnya di grafiknya, daging ayam ras sebelumnya. Nah ini Pak Sekjen dapat kami laporkan juga daging ayam ras mengalami kenaikan 1,65 persen," ucapnya.
Ateng mengatakan, kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging ayam ras terjadi di 198 kabupaten/kota. Jumlah tersebut mencakup 55 persen wilayah Indonesia.
Jumlah daerah yang mengalami kenaikan meningkat dibandingkan awal Februari sebanyak 155 wilayah, dimana pada bulan sebelumnya tercatat 124 kabupaten/kota. BPS mencatat harga ayam tertinggi mencapai Rp100 ribu per kilogram di Kabupaten Intan Jaya.
Sementara di Kabupaten Yahukimo dan Puncak Jaya harga daging ayam mencapai Rp80 ribu per kilogram. Sementara harga daging ayam terendah sebesar Rp25.000 per kilogram.
| Baca juga: Kemendagri Soroti IPH Pekan Ketiga Februari |
Data tersebut berdasarkan pemantauan (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok) SP2KP hingga 21 Februari 2026. Sejumlah daerah dengan kenaikan IPH tertinggi antara lain Kabupaten Bangka, Boven Digoel, Sambas, Banjar, dan Kabupaten Situbondo.
Lalu Kabupaten Sarolangun, Kota Cimahi, Bangka Tengah, Kota Tanjung Balai, dan Bangka Selatan. Kemudian Kabupaten Blitar, Bantul, dan Mempawah, Jembrana, Kota Salatiga, dan Bengkayang.
Selanjutnya Kabupaten Nganjuk, Kediri, Kulon Progo, dan Trenggalek turut mengalami kenaikan. Data tersebut menunjukkan perkembangan harga daging ayam ras hingga minggu ketiga Februari 2026.
Sementara itu, Sekretaris Jendral Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Tomsi Tohir meminta meminta langkah konkret pengendalian harga segera dilakukan. Upaya tersebut untuk menjaga stabilitas inflasi pangan.
“Kalau naik sendirian, sementara wilayah sekitar tidak. Ini patut dicurigai,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....