Polri Perkuat Community Policing Cegah Tawuran Manggarai

  • 21 Feb 2026 07:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja menegaskan komitmen kuat Polri hadir sebagai keluarga di wilayah rawan tawuran seperti Menteng dan Manggarai. Pendekatan humanis ini difokuskan melalui indikator konkret berbasis community policing untuk mencegah gangguan keamanan secara dini.

Kunjungan Kalingga ke RW 12 Manggarai dan Menteng Tenggulun menunjukkan Polri terwakili oleh Bhabinkamtibmas serta petugas Polmas sejak lama. "Jadi saya kira Polri hadir sudah ada sejak kemarin karena kehadiran Polri itu terwakili oleh Bhabinkamtibmas dan petugas Polmas serta tiga pilar di desa atau di kelurahan,” ujar Kalingga saat melakukan sidak di Manggarai, Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026.

Kalingga mendefinisikan tiga pilar sebagai kepala desa atau kelurahan, ketua RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, plus tokoh masyarakat setempat. Komponen ini bertugas menjadikan warga sebagai polisi bagi diri sendiri demi tanggung jawab keamanan bersama.

Filosofi community policing menempatkan Polri sebagai bagian masyarakat dan sebaliknya dengan peran warga sangat vital. "Mudah-mudahan mudah-mudahan dua daerah ini bisa menjadi rukun dan tidak ada gangguan keamanan yang muncul,” kata Kalingga.

Pembinaan masyarakat berfungsi sebagai langkah preemtif pencegahan deteksi dini di seluruh 13 Polres Polda Metro Jaya. Strategi ini akan menjadi role model bagi 38 provinsi lain di Indonesia ke depannya.

Kalingga menjelaskan tupoksi Polri mencakup preemtif, preventif, dan represif dengan pos pantau dari Kapolres serta Kodim. Langkah preventif meliputi turjawali, pengaturan, penjagaan, pengawalan, serta patroli intensif wilayah.

Fungsi Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk mencegah kejadian melalui edukasi, sambang, suluh, tatap muka, kemitraan, dan problem solving. "Mudah-mudahan ini tidak terjadi dan ini merupakan langkah yang akan kita laksanakan di seluruh 13 Polres di wilayah Polda Metro Jaya,” ucap Kalingga.

Kapolres Jakarta Pusat dan Selatan telah mendirikan pos pantau selama bulan Ramadan yang diharapkan berlanjut konsisten. Sistem keamanan swakarsa lingkungan menjadi langkah utama di ranah preemtif pencegahan.

Ketua RW 012 Kelurahan Manggarai Sadim menyampaikan kerja sama Kapolsek dengan warga berhasil menjaga kondusif sejak tanggal 2 Januari hingga kini. Ia mengajak semua pihak bersinergi tanpa putus untuk membangun lingkungan lebih baik ke depan.

"Alhamdulillah dengan kerja sama antara Kapolsek terutama dengan warga kami, pas ketahuan waktu tanggal 2 Januari. Mari ayo bersama-sama bersinergi dan bekerja sama antara masyarakat dan pihak keamanan,” ujar Sadim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....