Harga Telur Turun: Masih di Atas Acuan

  • 18 Feb 2026 15:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga telur ayam ras hingga minggu kedua Februari 2026 mencapai Rp31.757 per kilogram. Angka tersebut turun 1,62 persen dibandingkan periode sebelumnya, namun masih berada di atas Harga Acuan Penjualan sebesar Rp30.000.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan kenaikan harga terjadi di 80 kabupaten dan kota. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga masih berlangsung di sejumlah wilayah.

"Untuk telur ayam ras, alhamdulillah kondisi sampai dengan Februari minggu ke-2-nya mengalami penurunan," katanya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 di Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.

Ia menjelaskan harga tertinggi tercatat di Kabupaten Boven Digoel yang mencapai Rp75.000 per kilogram. Posisi tersebut sekitar 150 persen di atas Harga Acuan Penjualan.

Kenaikan juga terjadi di Kabupaten Boalemo, Seram Bagian Timur, Kutai Barat, dan Natuna. Sejumlah daerah tersebut telah melampaui HAP meski secara nasional harga mengalami penurunan.

Menurutnya, perbedaan harga antarwilayah mencerminkan belum meratanya distribusi dan pasokan. Stabilitas kedua faktor tersebut menjadi kunci menjaga keterjangkauan harga.

Data tersebut menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi pangan menjelang Ramadan. Pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, menegaskan pengendalian harga pangan menjadi prioritas utama. Tim Pengendalian Inflasi Daerah diminta melakukan langkah antisipatif agar harga tetap terjangkau.

“Nomor satu urusan kita adalah menjaga harga pangan tetap murah dan terjangkau,” kata Tomsi.

Penguatan koordinasi pusat dan daerah diharapkan mampu menekan kenaikan harga telur ayam ras di berbagai wilayah. Langkah tersebut penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....