Revitalisasi 71.700 Sekolah, Pemerintah Harus Prioritaskan Wilayah 3T
- 15 Feb 2026 10:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi X DPR merespons target pemerintah yang ingin merevitalisasi 71.700 sekolah di Indonesia. Mereka meminta prioritas utama revitalisasi tersebut harus diberikan kepada sekolah-sekolah di wilayah 3T yang kondisinya paling memprihatinkan.
"Penambahan target menjadi 71.700 sekolah adalah langkah positif," kata Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian, Minggu 15 Februari 2026. Namun, lanjut dia, pelaksanaannya harus berbasis pada pemetaan kebutuhan yang objektif dan transparan.
Politisi PKB itu mengungkapkan kesenjangan pendidikan di wilayah 3T sangat terlihat dan paling nyata terjadi. Menurut dia, banyak bangunan sekolah di wilayah 3T rusak dan tidak layak pakai.
Karena itu, pemerintah pusat perlu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pendataan dan eksekusi revitalisasi. "Termasuk memastikan pengawasan yang ketat agar anggaran benar-benar tepat sasaran," ucapnya.
Lalu menjamin Komisi X DPR akan terus mengawal kebijakan dan anggaran pendidikan. "Demi program revitalisasi berjalan efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran," ujarnya.
Menurut data Kemendikdasmen pada tahun ajaran 2024/2025 terdapat sekitar 1,18 juta ruang kelas SD di Indonesia. Namun, sebanyak 60,3 persen di antaranya berada dalam kondisi rusak.
Pada jenjang SMP sebanyak 50,33 persen ruang kelas dalam kondisi baik dan rincian 24,73 persen rusak ringan. Kemudian sebanyak 17,96 persen mengalami rusak sedang dan 6,97 persen rusak berat.
Kemendikdasmen menargetkan untuk merevitalisasi 11.700 sekolah di Indonesia. Namun, Presiden Prabowo Subianto meminta agar jumlah tersebut ditambah 60 ribu sekolah, sehingga total target revitalisasi mencapai 71.700 sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....