Mendagri: Kondisi 37 Daerah Terdampak Bencana Sumatra Sudah Normal

  • 11 Feb 2026 21:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyampaikan perkembangan terkini kondisi wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatra. Menurut dia, 37 kabupaten dan kota di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kini telah kembali normal pascabencana.

Mendagri menambahkan dari total 75 kabupaten dan kota di tiga provinsi tersebut, sebanyak 52 di antaranya terdampak bencana. Sementara itu, empat kabupaten/kota sudah memasuki kategori mendekati normal, dan 11 sisanya masih memerlukan atensi khusus.

Menurut Tito, status atensi khusus ditentukan berdasarkan indikator pemulihan layanan dasar. Di antaranya pendidikan, jalan kabupaten, air minum, serta fasilitas rumah ibadah.

"Berita baiknya, jalan nasional sudah berfungsi dan bisa dilalui," ujarnya, Rabu 11 Februari 2026. Sedangkan kondisi sejumlah jembatan, lanjut dia, masih bersifat sementara tetapi tetap dapat digunakan.

Di Provinsi Aceh, tujuh kabupaten masih memerlukan perhatian khusus dalam proses pemulihan. Sedangkan di Sumatra Utara dan Sumatra Barat masing-masing terdapat dua kabupaten dengan status serupa.

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra juga mencatat 74.369 jiwa masih berada di tempat pengungsian. Selain itu, sebanyak 302.222 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat kategori.

Tito mengatakan persoalan lumpur di permukiman menjadi tantangan utama percepatan pemulihan. Menurut dia, pembersihan lumpur dapat digenjot melalui skema gotong royong dan cash for work.

Namun, Mendagri menargetkan dalam waktu dua bulan bisa normal fungsional. "Artinya, jalan dan lorong sudah bisa dilalui tetapi pembangunan jembatan permanen dan normalisasi sungai membutuhkan waktu lebih panjang," ucapnya.

Tito memperkirakan normalisasi penuh infrastruktur terdampak memerlukan waktu dua hingga tiga tahun. Menurut dia, pembangunan jembatan permanen dan pengerukan sungai menjadi pekerjaan jangka panjang.

Pemerintah juga mengusulkan percepatan transfer keuangan daerah bagi tiga provinsi terdampak. Tito berharap dukungan anggaran tersebut mempercepat pemulihan di 11 daerah prioritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....