Komisi V Beberkan Poin-Poin Krusial Mudik Lebaran 2026
- 11 Feb 2026 09:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi V DPR RI membeberkan, tiga poin krusial harus disinkronisasikan oleh stakeholder mudik Lebaran 2026. Poin krusial pertama, adanya integrasi manajemen arus dan armada mudi Lebaran 2026.
"Rekayasa lalu lintas oleh Polri harus selaras dengan manajemen simpul transportasi (terminal, pelabuhan, bandara) yang dikelola Kemenhub. Hal ini untuk mencegah penumpukan kendaraan di akses keluar-masuk gerbang tol maupun pelabuhan penyeberangan,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Poin krusial kedua, kata politikus PKB ini, pentingnya manajemen mudik gratis Lebaran 2026 yang matang. Menurutnya, dibutuhkan integrasi basis data mudik gratis dari berbagai entitas penyelenggara.
"Hal ini untuk memastikan tidak adanya 'double booking' yang sering mengakibatkan sisa kursi kosong di tengah tingginya permintaan masyarakat. Ramp check armada kendaraan mudik gratis juga tidak boleh diabaikan untuk memastikan unsur keselamatan dan kenyamanan pemudik,” ucap Huda.
Poin krusial ketiga, Huda mendorong, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan rest area. Karena, selama ini menjadi sumber kemacetan akibat menumpuknya kendaraan pemudik.
Menurutnya, perlu penambahan fasilitas toilet dan suplai bahan bakar modular. Semua itu, guna mencegah antrean yang meluber ke badan jalan tol.
“Manajemen komunikasi satu pintu terkait mudik juga penting sehingga penting instansi terkait menyatukan kanal informasi. Sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran info yang diterima pemudik,” ujar Huda.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan kembali menyediakan program mudik gratis untuk Lebaran 2026. Selain memberikan layanan uji kelaikan kendaraan dan jalan.
"Kementerian Perhubungan juga menyiapkan beberapa diskon Idulfitri, diantaranya untuk moda transportasi kami menyiapkan mudik gratis. Mudik gratis diadakan ke 34 tujuan provinsi dengan menggunakan 401 kendaraan bis," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangan pers "Stimulus Ekonomi untuk Idul Fitri" di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
Selain itu Kemenhub juga memberikan tiket gratis untuk 50 ribu penumpang ekonomi. Serta mudik gratis dengan kereta api jalur Pulau Jawa untuk lintas utara, lintas tengah, dan selatan.
Target mudik gratis dengan kereta api tersebut menargetkan sekitar 28.182 penumpang. "Kami ingin memastikan Angkutan Lebaran 2026 selamat, aman dan nyaman," kata Menhub Dudy.
Untuk itu, selain mudik dan tiket gratis, Kemenhub juga memberikan layanan rampcheck atau uji kelaikan kesiapan sarana dan prasarana.
Uji kelaikan dilakukan untuk moda transportasi darat, laut, udara, serta kereta api. Untuk sarana jalan, uji kelaik dilakukan lada jalan tol maupun jalan arteri nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....