Mensesneg: Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Masih Dibicarakan

  • 10 Feb 2026 16:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO. ID, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan rencana TNI mengirim pasukan  ke Gaza masih dibicarakan. Menurutnya, pengiriman itu sebagai bagian dari pasukan perdamaian, menyusul masuknya Indonesia ke Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS, Donald Trump.

“Itu kan bagian dari pasukan perdamaian, jumlahnya masih dibicarakan tapi kita kurang lebih di angka 8.000 itu,” kata Mensegneg usai keterangan pers bersama Menko Perekonomian di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026. Menurut Prasetyo, jumlah total pasukan perdamaian diperkirakan mencapai 20 ribu prajurit dari beberapa negara.

Baca Juga:

Menkeu Purbaya Jawab Kisruh Penonaktifan Peserta PBI JKN

Prasetyo juga mengatakan belum tahun pasukan Indonesia nantinya akan ditempatkan di mana, karena masih menunggu hasil pembicaraan. “Kita baru mempersiapkan diri saja, kalau sewaktu-waktu sudah dicapai kesepakatan dan harus mengirim pasukan perdamian,” ujarnya.

Boad of Peace (BoP) beserta turunan teknisnya, tambah Mensesneg Prasetyo, adalah bagian dari komitmen Indonesia terhadap Palestina. “Kita kan menghendaki pengakuan kemerdekaan pada bangsa Palestina, dan kita berupaya membantu masyarakat di Gaza,” ucapnya lagi.

Indonesia bersama tujuh negara muslim yang bergabung dengan BoP, lanjut Mensesneg, berharap bisa mengurangi eskalasi konflik di Gaza. Sehingga bantuan makanan bisa masuk untuk mengurangi penderitaan warga Gaza.

Sementara itu, sejumlah media internasional sudah memberitakan tentang pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza. Mereka menyebutkan, Indonesia akan menjadi negara pertama yang mengirimkan pasukan, bagian dari pasukan internasional penjaga stabilitas di Gaza.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....