Kementerian Ekraf Luncurkan Radio Ekraf 2026 di Bandung

  • 09 Feb 2026 12:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Bandung - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) resmi meluncurkan program Radio Ekraf 2026. Langkah ini bertujuan memperkuat peran radio sebagai ruang kolaborasi, ekspresi, dan pengembangan talenta kreatif.

“Radio tidak lagi diposisikan semata sebagai medium penyiaran. Radio berpotensi besar menjadi bagian dari the new engine of growth ekonomi kreatif, khususnya di daerah,” kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar di Cihampelas Walk, Bandung pada Minggu, 8 Februari 2026.

Melalui pendekatan ini, Irene berharap radio dapat berperan sebagai launchpad bagi insan kreatif. Ia juga menambahkan, radio dapat membuka ruang pengembangan model bisnis yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai Radio Ekraf sejalan dengan karakter Bandung sebagai kota kreatif. Hal ini, menurutnya, dikarenakan Bandung memiliki ekosistem radio yang kuat. 

“Radio telah lama menjadi ruang ekspresi berbagai komunitas. Melalui Radio Ekraf, kami berharap ekosistem penyiaran lokal dapat terus tumbuh,” katanya.

Sebanyak 29 stasiun radio, terdiri dari 28 radio swasta PRSSNI dan RRI Bandung bersinergi menggelar siaran langsung secara bergiliran. Melalui kolaborasi ini, puluhan stasiun radio tersebut akan menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan masyarakat secara luas.

Nantinya, Radio Ekraf di Bandung berlangsung mulai 8 Februari hingga 9 Maret 2026, setiap pukul 10.00–18.00 WIB. Radio Ekraf akan menghadirkan studio terbuka (open studio) di area publik Cihampelas Walk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....