Kemkomdigi Telusuri Data Pelamar Diduga Bocor di G-Drive
- 07 Feb 2026 01:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), turut buka suara terkait dugaan kebocoran data dalam proses rekruitmen pekerja di Kemkomdigi. Wakil Menteri Komdigi (Wamenkomdigi), Nezar Patria mengungkapkan pihak internalnya tengah menelusuri dugaan kebocoran data tersebut.
Proses penelusuran, dijelaskannya, akan dilakukan pihak Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemkomdigi. Hal tersebut untuk mencari tahu penyebab kesalahan bocornya data para pelamar dalam proses rekruitmen.
"Lagi ditelusuri dan lagi diperiksa oleh Itjen. Jadi kesalahannya di mana dan kita lihat, kenapa itu bisa terjadi," kata Nezar saat ditemui wartawan di Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.
"Jadi penyelidikan dilakukan secara internal. Di mana kesalahan-kesalahannya."
Wamenkomdigi juga menuturkan penelusuran dugaan kelalaian itu juga dilakukan terhadap Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (Ditjen Infradigi). Sebab dijelaskan Nezar, bahwa dalam proses rekruitmen pekerja itu, berada dalam naungan Ditjen Infradigi.
Lebih lanjut Nezar menyatakan sistem rekruitmen pekerja yang dilakukan Kemkomdigi, tidak memakai platform terbuka seperti Google Drive (G-Drive). Dipastikannya, bahwa Kementerian yang dipimpin Menteri Komdigi Meutya Hafid, memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Meski sempat viral di media sosial terbukanya data para pelamar, Wamenkomdigi menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat. Nezar menuturkan, Kemkomdigi telah menutup data para pelamar dan mengganti sistem rekruitmen tersebut.
"Kita ketahui kecerobohan itu terjadi dalam waktu yang singkat. Lalu langsung ditutup dan diganti ke channel yang lain, dengan menggunakan platform yang lebih aman," ujar Wamenkomdigi Nezar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....