Pemerintah Paparkan Capaian Program Transformasi Transmigrasi 5 T
- 05 Feb 2026 15:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta : Menteri Transmigrasi (Mentrans), M Iftitah Sulaiman Suryanagara memaparkan capaian program transformasi transmigrasi 5 T yang telah berhasil dilakukan. Program 5 T tersebut yaitu Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Patriot, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Gotong Royong, dan Transmigrasi Karya Nusa.
Hal ini diungkapkannya dalam Rakor Pelaksanaan Transformasi Transmigrasi 2026 bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. Menteri Iftitah menegaskan transmigrasi tidak lagi sekedar memindahkan penduduk, tetapi membangun ekosistem ekonomi baru di 154 kawasan transmigrasi.
"Strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kita memiliki misi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan lebih dari 8 persen," kata Menteri Iftitah di Kantor Kemenko IPK Jakarta, pada Kamis, 5 Februari 2026.
Menteri Iftitah menyebut, capaian program Transmigrasi Tuntas telah memberikan kepastian hukum atas lahan transmigrasi di 154 kawasan transmigrasi. Kementrans bekerjasama dengan Kementerian ATR BPN dan pihak terkait telah menerbitkan sertifikat hak milik lahan untuk para transmigran.
"Dengan moto Tuntas Lahan Tuntas Harapan, kami menyelesaikan sedikit demi sedikit permasalahan lahan yang terbengkalai selama puluhan tahun. Sertifikat tanah bukan sekedar dokumen, tapi kepastian hukum, di 2025, lebih dari 13.000 transmigran akhirnya memperoleh SHM," ucapnya.
Menteri Iftitah menjelaskan, program Transmigrasi Patriot telah menerjunkan 2.000 peneliti ke 154 kawasan transmigrasi untuk memetakan potensi kawasan. Menurutnya, penting mengetahui potensi kawasan transmigrasi, agar dapat memudahkan pengembangan ekonomi dan sumber daya alam sesuai daerahnya masing-masing.
"Misinya untuk memetakan dan membuka potensi ekonomi di kawasan-kawasan transmigrasi, ini merupakan kolaborasi 24 perguruan tinggi tanah air. 44 guru besar, 356 lulusan magister dan doktoral, 846 lulusan sarjana, dan 754 mahasiswa, memiliki 400 output penelitian," ujarnya.
Program selanjutnya yaitu Transmigrasi Lokal menekankan pada dukungan masyarakat lokal untuk menjadi transmigran di kawasan setempat. Program Transmigrasi Lokal juga untuk memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat untuk menerima program transmigrasi dari Pemerintah.
"Masyarakat lokal yang sudah tinggal di kawasan transmigrasi dapat diberikan hak sebagai transmigran tanpa harus berpindah tempat. Yang berpindah adalah kesejahteraannya dalam arti luas, tidak hanya ekonomi, tetapi juga rasa adil dan keamanannya," kata dia.
Program Trans Gotong Royong berhasil dilakukan melalui kolaborasi lintas Kementerian dan Lembaga dalam penggunaan APBN. Program tersebut telah nyata membangun berbagai infrastruktur dan sarana penunjang di kawasan-kawasan transmigrasi khususnya yang belum tersentuh pembangunan.
Kemudian program terakhir yaitu Transmigrasi Karya Nusa telah berhasil membuka lapangan kerja untuk masyarakat transmigran di kawasan. Seperti dalam pilot projek kawasan transmigasi Melolo NTT yang berhasil menyerap tenaga kerja pabrik gula di kawasan transmigrasi.
Sementara itu, Menko AHY mengapresiasi capaian Kementrans dalam mewujudkan kesejahteraan untuk masyarakat transmigrasi dengan 5 program transmigrasi tersebut. Pemerintah akan terus memastikan pembangunan kewilayahan khususnya di daerah kawasan transmigrasi menjadi prioritas dalam Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....