Menteri Perhubungan Dorong Soekarno-Hatta Masuk 10 Bandara Terbaik Dunia 2029

  • 12 Jul 2026 21:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendorong transformasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. Agar menjadi "etalase Indonesia".
  • Langkah itu diharapkan mampu membawa bandara utama Indonesia tersebut masuk jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029.
  • Soekarno-Hatta diharapkan menjadi ruang yang menampilkan kekayaan budaya, seni, dan keberagaman Nusantara sehingga wisatawan sudah dapat merasakan karakter Indonesia sejak pertama kali tiba.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendorong transformasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. Agar menjadi "etalase Indonesia" dengan menonjolkan identitas budaya nasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan.

Langkah itu diharapkan mampu membawa bandara utama Indonesia tersebut masuk jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029. "Kita dorong supaya Bandara Soekarno-Hatta itu menjadi etalasenya Indonesia sehingga semua masyarakat, baik dari domestik maupun luar negeri itu bisa menikmati wajah Indonesia di Soekarno-Hatta," ujar Dudy, Minggu 12 Juli 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas dorongan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Di mana, sebelumnya AHY meminta percepatan transformasi Bandara Soekarno-Hatta agar mampu menembus peringkat 10 besar bandara terbaik dunia pada 2029.

Dudy menegaskan Kementerian Perhubungan mendukung penuh upaya peningkatan kualitas Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan berharap bandara tersebut suatu saat mampu menjadi yang terbaik di dunia.

Menurutnya, transformasi telah dimulai melalui program beautifikasi Terminal 3 yang tidak hanya mempercantik tampilan fisik. Tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan bagi penumpang.

Program serupa juga didorong untuk Terminal 1 dan Terminal 2 yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Ia menilai peningkatan layanan harus berjalan beriringan dengan penguatan identitas Indonesia.

Bandara Soekarno-Hatta diharapkan menjadi ruang yang menampilkan kekayaan budaya, seni, dan keberagaman Nusantara sehingga wisatawan sudah dapat merasakan karakter Indonesia sejak pertama kali tiba. Dudy mengatakan konsep tersebut terinspirasi dari sejumlah bandara internasional yang berhasil menjadikan identitas negaranya sebagai bagian dari pengalaman perjalanan penumpang.

"Bandara Soetta dibandingkan dengan bandara di luar negeri tidak kalah, memang seperti Singapura, kalau saya bilang sih ibu kota Singapura itu di Bandara Changi. Jadi mereka betul-betul menampilkan wajah Singapura itu di Changi," katanya.

Ia menambahkan Indonesia memiliki kekayaan budaya yang jauh lebih beragam sehingga materi yang ditampilkan di Bandara Soekarno-Hatta dapat terus diperbarui tanpa kehilangan ciri khas nasional. Menurutnya, Terminal 1 dan Terminal 2 kini telah menghadirkan nuansa Indonesia yang kuat.

Sedangkan Terminal 3 dikembangkan dengan konsep futuristik yang dipadukan dengan peningkatan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan penumpang modern. "Kita punya banyak materialnya, dengan sekian banyak suku, budaya, seni dan sebagainya, kita bisa menampilkan wajah Indonesia itu tidak monoton," ujarnya.

Sebelumnya, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan transformasi Bandara Soekarno-Hatta harus dipercepat. Agar mampu masuk 10 besar bandara terbaik dunia pada 2029, sekaligus diikuti penguatan aksesibilitas menuju kawasan bandara.

Saat ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta berada di peringkat ke-22 dalam daftar World's Top 100 Airports 2026 versi Skytrax. Target pemerintah adalah meningkatkan posisi tersebut hingga menembus jajaran 10 besar dunia dalam tiga tahun mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....