BP Taskin Gandeng Komdigi Percepat Pengentasan Kemiskinan Digital
- 05 Feb 2026 06:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) berkomitmen mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko mengatakan kemitraan ini difokuskan pada integrasi data, penguatan sistem digital pemerintah, serta peningkatan literasi digital. Hal ini dilakukan agar bantuan sosial lebih tepat sasaran dan berdampak langsung.
“SITASKIN menjadi terobosan negara mengatasi kemiskinan struktural melalui integrasi data, pendanaan, serta pemberdayaan ekonomi desa produktif. Sistem ini memastikan bantuan tepat sasaran, produktif, dan berkelanjutan,” kata Budiman Sudjatmiko dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia menambahkan, sistem tersebut ditopang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional serta koperasi desa. Sehingga, kata Budiman, pemerintah menargetkan nol persen kemiskinan ekstrem pada 2026 dan pertumbuhan ekonomi inklusif pada 2029.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid menekankan bahwa transformasi digital harus memberi manfaat nyata bagi kelompok rentan. Berdasarkan data pemerintah, tingkat kemiskinan nasional pada Maret 2025 tercatat 8,47 persen atau 23,85 juta jiwa, turun dari 8,57 persen pada September 2024.
“Teknologi tidak boleh berhenti pada kecanggihan sistem, tetapi harus berdampak nyata bagi kemanusiaan. Transformasi digital harus menghadirkan keadilan dan membuka akses bagi masyarakat yang tertinggal,” kata Meutya.
Meski tren menurun, kata Meutya, pemerintah menilai upaya percepatan tetap diperlukan untuk menekan kemiskinan ekstrem Komdigi dan BP Taskin bersinergi tukar data, optimalkan SPBE, tingkatkan SDM, edukasi publik, dan infrastruktur komunikasi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....