Kemendagri: Atensi Khusus Pascabencana Tinggal 10 Daerah
- 04 Feb 2026 16:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemulihan pascabencana di Sumatra menunjukkan perkembangan signifikan hingga awal Februari 2026. Dari 52 kabupaten-kota terdampak, kini tersisa 10 daerah yang masih memerlukan atensi khusus.
Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Amran menyebut progres terus membaik. “Sebanyak 27 kabupaten-kota telah berfungsi normal dan 15 daerah berada pada kondisi mendekati normal,” katanya dalam jumpa pers resmi di Jakarta, Rabu 4 Februari 2026.
Kondisi mendekati normal menandakan hampir seluruh layanan pemerintahan dan publik telah berjalan. Pekerjaan yang tersisa difokuskan pada penyempurnaan agar seluruh wilayah segera normal.
Di Sumatra Barat, 7 kabupaten-kota telah berfungsi normal dan 7 lainnya mendekati normal. Sementara 2 kabupaten-kota masih membutuhkan perhatian khusus dalam proses pemulihan.
Di Sumatra Utara, 9 kabupaten-kota telah berjalan normal dan 7 daerah mendekati normal. Dua wilayah yang masih memerlukan atensi khusus adalah Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.
Sementara di Aceh, jumlah daerah yang memerlukan atensi khusus terus berkurang signifikan. Saat ini tersisa 6 kabupaten-kota yang masih membutuhkan percepatan penanganan.
Enam daerah tersebut meliputi Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya. Di Aceh, 11 kabupaten-kota telah berfungsi normal dan satu daerah mendekati normal.
Pemerintah menilai mayoritas wilayah terdampak telah berada pada kondisi pulih dan hampir pulih. “Satgas memfokuskan percepatan penanganan pada sepuluh daerah tersisa,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....