Pemerintah Siapkan MBG untuk Lansia

  • 04 Feb 2026 09:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta- Pemerintah masih menggodok rencana pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kalangan lansia (Lansia). Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof Dadan Hindayana.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BGN, Prof Dadan untuk mematangkan rencana Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia. Usianya di atas 75 tahun dan tinggal sendirian,"kata Menteri Saifullah, kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Rencananya, dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan menyiapkan MBG untuk lansia termasuk disablitas. Pemberian MBG berdasarkan data yang telah ditandatangani kepala daerah.

"Kami mendapatkan data-data itu nanti dari kepala daerah, jadi setelah kita lakukan assessment. Kita akan serahkan ke kepala daerah untuk ditandatangani, baru kemudian kita serahkan ke BGN untuk dilayani," katanya.

Selain itu, Kementerian Sosial mempersiapkan perawat-perawat dan caregiver (pendamping) terlatih. Mereka akan diberikan pelatihan secara bertahap sehingga menjadi petugas yang profesional.

"Kita awali dengan pelatihan-pelatihan dulu. Tapi sebelum mereka selesai mengikuti pelatihan, ya kita akan menggunakan tenaga-tenaga yang mengirim ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas," ujarnya.

Adapun untuk anggaran MBG bagi lansia, akan ditangani oleh BGN. Sementara Kementerian Sosial akan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) seperti perawat.

"Anggaran BGN, jadi anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN. Sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat," ujarnya.

Pelaksanaan program MBG hingga awal Januari 2026, telah menjangkau 60 juta penerima manfaat anak-anak, siswa, dan ibu hamil di seluruh Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah penerima manfaat mencapai 82 jiwa hingga akhir tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....