Pelayat Masih Berdatangan ke Rumah Duka Istri Hoegeng

  • 03 Feb 2026 21:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Depok - Duka nasional menyelimuti wafatnya Meriyati Roeslani Hoegeng, istri tokoh legendaris Polri Hoegeng Iman Santoso. Hingga malam pukul 21.13 WIB, rumah duka di Depok masih dipadati pelayat, Selasa 3 Februari 2026.

Karangan bunga dari tokoh nasional tampak memenuhi halaman rumah duka. Pelayat datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir.

Jenazah almarhumah disemayamkan di dalam rumah duka. Sejumlah anggota kepolisian tampak berjaga membantu kelancaran prosesi.

Keluarga almarhumah masih menerima tamu hingga malam hari. Doa bersama dilakukan secara bergantian di dalam rumah.

Jenazah Meriyati Hoegeng dijadwalkan dimakamkan Rabu, 4 Februari siang. Pemakaman akan berlangsung di TPBU Giri Tama Tonjong, Kabupaten Bogor.

Lokasi pemakaman berada berdekatan dengan makam suaminya. Pemakaman tersebut dilakukan sesuai dengan wasiat keluarga.

Sebelumnya, jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 16.10 WIB. Jenazah dibawa dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati menggunakan mobil jenazah Polri.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian melayat sekitar pukul 18.30 WIB. Tito datang bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus.

Tito mengatakan kedatangannya merupakan bentuk penghormatan pribadi dan institusional. Ia menyebut baru tiba dari Aceh terkait penanganan bencana.

“Begitu mendarat dan mendengar kabar, kami langsung ke rumah duka,” katanya. Ia mengaku sempat berencana menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

“Namun jenazah sudah dibawa ke sini,” katanya. Tito menyampaikan belasungkawa atas wafatnya istri mendiang Hoegeng Iman Santoso.

Ia menyebut Hoegeng sebagai tokoh panutan lintas generasi. Menurut Tito, Meriyati Hoegeng juga merupakan sosok teladan.

“Beliau panutan, bukan hanya bagi bapak-bapaknya, tapi juga ibu-ibu Bhayangkari,” katanya. Tito turut mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Selain Menteri Dalam Negeri, sejumlah pejabat daerah dan tokoh nasional turut melayat. Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah terlihat hadir.

Selain itu, politikus PDI Perjuangan Panda Nababan juga mendatangi rumah duka. Anak almarhumah, Aditya S Hoegeng, menyebut ibunya wafat Selasa siang.

“Meninggal pukul 13.20 WIB di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” katanya. Aditya menjelaskan kondisi kesehatan ibunya sempat menurun dan menjalani perawatan intensif.

Perawatan pertama dilakukan pada pertengahan Oktober 2025 selama sekitar satu minggu. “Setelah boleh pulang, dua hari di rumah ibu sudah tidak mau makan,” katanya.

Ia menyebut kondisi tersebut membuat keluarga kembali kesulitan merawat almarhumah. Keluarga membawa Meriyati Hoegeng kembali ke rumah sakit sejak 26 Januari 2026.

“Sejak itu kondisinya terus menurun sampai hari ini,” ucapnya. Aditya mengatakan jenazah ibunya akan dimakamkan di TPBU Giri Tama Tonjong.

Pemakaman dilakukan sesuai wasiat almarhum agar dimakamkan berdampingan dengan suaminya. “Bapak ingin dimakamkan berdampingan dengan ibu,” katanya.

“Atas wasiat orang tua kami, ibu akan dimakamkan di Tonjong,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....