ID FOOD Amankan Stok Pangan HBKN 2026
- 03 Feb 2026 15:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Holding BUMN Pangan ID FOOD memastikan kesiapan stok pangan strategis jelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan nasional.
Komoditas yang disiapkan meliputi gula, minyak goreng, daging sapi, daging kerbau, daging ayam, dan telur. Stok disiapkan sebagai bagian dari pengamanan Hari Besar Keagamaan Nasional.
SVP Corporate Secretary ID FOOD, Yosdian Adi Pramono, mengatakan ID FOOD berperan aktif menjaga pasokan. Peran tersebut dijalankan melalui pengelolaan berbagai komoditas utama.
Hingga awal Februari 2026, ID FOOD menyiapkan stok gula lebih dari 29 ribu ton. Minyak goreng disiapkan sekitar 29 ribu kiloliter.
Selain itu, tersedia daging ayam sekitar 3 ribu ton dan telur ayam sekitar 2 ribu ton. Stok daging ruminansia disiapkan sekitar 40 ribu ton.
“Stok ini tersebar dari Aceh hingga Papua dan disiapkan sebagai buffer stock,” ucap Yosdian dalam rilis resmi PT RNI (Persero) atau ID FOOD, Selasa, 3 Februari 2026. Buffer stock disiapkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Dalam mendukung distribusi, ID FOOD mengoptimalkan jaringan logistik nasional. Jaringan mencakup 94 cabang dan lebih dari 27 ribu mitra ritel.
Mitra ritel tersebut tersebar di 9.743 Koperasi Merah Putih. Selain itu terdapat 1.414 titik Pasar Pantauan dan 16.396 pasar reguler.
ID FOOD juga memiliki 5.202 mitra Warung Pangan di Pulau Jawa. Jaringan ini dimanfaatkan untuk memperlancar distribusi pangan.
Terkait Pasar Pantauan, ID FOOD memfokuskan penyaluran Minyakita. Langkah ini sejalan dengan program Kementerian Perdagangan.
“Distribusi Minyakita diprioritaskan ke Pasar Pantauan SP2KP,” ucap Yosdian. Hingga Februari 2026, alokasi Minyakita meningkat signifikan.
Alokasi Minyakita naik dari 17.474 ton menjadi 33.273 ton. Penyaluran dilakukan melalui 68 produsen.
Yosdian mengatakan distribusi pangan diprioritaskan ke wilayah rawan. Wilayah tersebut meliputi zona merah dan zona kuning.
Sebagai instrumen stabilisasi harga, ID FOOD menggelar Gerakan Pangan Murah 2026. Program ini dilaksanakan di lebih dari 420 titik.
Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di 26 cabang ID FOOD. Komoditas dijual mengacu pada HAP dan HET.
Pelaksanaan program dilakukan bersama pemerintah daerah dan Satgas Pangan. Koordinasi dilakukan untuk menjaga harga tetap terjangkau.
Selain itu, ID FOOD menggelar Bazar Sembako Ramadan Fair. Bazar berlangsung pada 9 Februari hingga 15 Maret 2026.
Kegiatan digelar di 94 kantor cabang ID FOOD. Masyarakat dapat membeli pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
Produk yang dijual meliputi beras, gula, minyak goreng, daging ayam, dan garam. Program ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat selama HBKN.
Yosdian menegaskan langkah ini merupakan tanggung jawab ID FOOD. BUMN Pangan hadir menjaga keterjangkauan dan ketersediaan pangan.
“Pasokan pangan diharapkan tetap terjaga selama HBKN 2026,” ucapnya. Upaya ini mendukung ketenangan masyarakat menyambut hari besar keagamaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....