Operasi Keselamatan Jaya 2026 Utamakan Sosialisasi-Edukasi Pengendara
- 03 Feb 2026 10:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menegaskan, Operasi Keselamatan Jaya 2026 bukan ajang mencari kesalahan pengguna jalan. Ia mengatakan, operasi ini digelar menjelang Ramadan mengutamakan sosialisasi dan edukasi kepada pengendara supaya tertib berlalu lintas.
“Operasi ini tidak dimaksudkan mencari-cari kesalahan, melainkan membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Tujuan utamanya yakni meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas serta menurunkan pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban.” ujarnya saat apel gelar pasukan di Polda Metro Jaya, Senin, 2 Februari 2026.
Sebelumnya, Dekananto mengingatkan mobilitas masyarakat cenderung meningkat menjelang Ramadan. Kondisi ini, kata dia, berpotensi memicu kepadatan lalu lintas dan kecelakaan.
“DKI Jakarta dan sekitarnya sebagai pusat aktivitas nasional menjadi etalase bangsa. Ketertiban lalu lintas mencerminkan kedisiplinan masyarakat,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, polisi mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan represif secara proporsional. Meski demikian, kata dia, penegakan hukum harus tetap dilakukan secara profesional dan humanis.
“Edukasi dan sosialisasi dilakukan berkelanjutan dengan kehadiran personel di titik rawan. Penindakan memaksimalkan ETLE statis, mobile, drone presisi, serta manual,” ucapnya.
Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely mengatakan, operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran, keselamatan, dan ketertiban berlalu lintas. Upaya tersebut difokuskan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman di wilayah Kota Tangerang.
“Dalam pelaksanaannya, Dishub Kota Tangerang berperan aktif mendukung kelancaran operasional di lapangan. Mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pemantauan arus kendaraan,” ucapnya, Selasa, 3 Februari 2026.
Selain itu, ia mengajak masyarakat melengkapi surat kendaraan dan mematuhi seluruh rambu lalu lintas. Penggunaan perlengkapan keselamatan juga ditekankan demi melindungi diri serta pengguna jalan lainnya.
| Baca juga: Wapres Tinjau Perkembangan Tol Prosiwangi |
“Melalui Operasi Keselamatan Jaya 2026 ini, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas. Sekaligus menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kota Tangerang,” katanya.
Sebagai informasi, Operasi Keselamatan Jaya 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini mencakup seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya seluruh Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....