Komisi VIII Dorong Percepatan Pembangunan SR, Ini Alasannya
- 29 Jan 2026 11:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri mendorong, pemerintah mempercepat pembangunan gedung baru untuk Sekolah Rakyat (SR). Karena, saat ini banyak SR di Sentra dan Balai Kementerian Sosial (Kemensos) sudah kelebihan kapasitas.
"Kami kunjungi di Sekolah Rakyat, khususnya di sentra-sentra (Kemensos) sudah 'over capacity' (kelebihan kapasitas). Artinya, tidak memungkinkan lagi pada tahun ajar baru dia menerima murid," kata politikus PDIP ini dalam keterangan, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.
Abidim mengkhawatirkan, pada tahun ajaran 2026 ini tidak ada penerimaan siswa baru di SR. Lantaran, tidak tersedia ruang kelasnya akibat keterbatasan ruang belajar.
"Kalau tidak ada akselerasi pembentukan Sekolah Rakyat di kabupaten-kabupaten yang itu kewenangan di Kementerian PU. Tolong dipikirkan itu agar ini nggak 'stuck' (tersendat)," ucap Abidin.
Kemudian, Abidin menekankan, pentingnya pemetaan antara sekolah yang ada di sentra dan yang bekerja sama. Hal itu penting, pemerintah dapat memastikan kapasitas sekolah cukup untuk menampung siswa baru.
"Seperti contoh beberapa Sekolah Rakyat di Bekasi bekerja sama dengan Pangudi Luhur. Sudah memiliki skema penerimaan siswa baru," ujar Abidin.
Di satu sisi, ia menuturkan, sekolah yang berada di sentra seringkali sudah penuh. Sehingga, tahun depan berpotensi tidak bisa menambah siswa kelas di Sekolah Rakyat.
"Tahun ajaran (baru) kan bulan Juli (2026), siswa di sentra itu kelas 1 SMA akan naik menjadi kelas 2. Kalau Sekolah Rakyat di sentra-sentra itu tidak bisa menampung, berarti tidak akan ada penerimaan siswa baru," kata Abidin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....