LPP RRI Dukung Publikasi Piala Dunia 2026
- 28 Jan 2026 12:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menyampaikan peran strategis RRI dalam mendukung publikasi Piala Dunia 2026. Ia menegaskan Piala Dunia merupakan momentum publik global dengan daya tarik lintas usia, wilayah, bahkan segmen sosial.
“Bagi RRI, piala dunia ini bukan hanya momentum perseorangan. Tapi juga momentum publik global yang memiliki daya tarik lintas usia, lintas wilayah, dan lintas segmen sosial,” ujarnya dalam RDP Bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026.
Dalam rapat tersebut ia menjelaskan penyusunan timeline siaran yang komprehensif dari fase pre-event event hingga fase pasca event. Hendrasmo menyebut langkah tersebut memastikan dukungan publikasi berkelanjutan sejak pra hingga setelah pelaksanaan Piala Dunia 2026.
Pada fase event yaitu mulai tanggal 11 Juni hingga 19 Juli RRI akan menghadirkan live report dan ‘Debar’ atau Dengar Bareng. Format ‘Dengar Bareng’ disertai siaran interaktif untuk membangun antusiasme nasional selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
“Kemudian memasuki fase event tanggal 11 Juni hingga 19 Juli, RRI akan menghadirkan live report ‘Debar’ atau Dengar Bareng. Serta berbagai siaran interaktif untuk membangun antusiasme nasional,” katanya.
Selain itu, RRI juga menyiapkan ruang refleksi dan evaluasi piala dunia yang bernilai edukatif publik. Ia menekankan agar masyarakat tidak hanya menikmati hiburan tetapi juga mendapatkan nilai edukatif dari siaran RRI.
“Dan pas event, RRI juga akan menyiapkan ruang refleksi dan evaluasi piala dunia. Agar masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga mendapatkan nilai edukatif,” ucapnya.
Hendrasmo menegaskan RRI tidak hanya menyiarkan skor tetapi membangun pengalaman publik inklusif melalui konsep siaran. “Beragam ini menunjukkan bahwa RRI tidak hanya menyampaikan skor dan pertandingan, tapi juga membangun pengalaman publik yang inklusif dengan konsepnya,” katanya.
Sementara itu Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno menyampaikan TVRI resmi menjadi official broadcaster Piala Dunia 2026 di Indonesia. Ia menegaskan siaran tersebut merupakan hadiah dari Presiden Prabowo bagi masyarakat menonton Piala Dunia gratis.
“Piala Dunia ini merupakan hadiah dari Presiden Prabowo. Di mana memberikan kegembiraan kepada masyarakat untuk menonton siaran Piala Dunia secara gratis melalui TVRI,” ucapnya.
Ia menjelaskan Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di enam belas kota di tiga negara yaitu Amerika, Meksiko dan Kanada. Iman juga menyebut bahwa Piala Dunia tahun ini menjadi Piala Dunia dengan durasi terlama yaitu berlangsung selama 39 hari.
Iman juga menekankan pentingnya hiburan bagi masyarakat terdampak bencana termasuk wilayah 3T. Menurutnya ajang Piala Dunia menjadi momen menggerakkan perekonomian lokal melalui kegiatan nobar UMKM gratis.
“Diharapkan bagi masyarakat yang terdampak bencana akan menumbuhkan semangat untuk bangkit menuju pemulihan. Kemudian juga ada Nobar UMKM gratis, jadi ajang Piala Dunia ini menjadi momen untuk menggerakkan perekonomian lokal,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....