Penguatan SDM Dinilai Kunci Percepatan Investasi Sektor Maritim
- 26 Jan 2026 14:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah menilai penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci percepatan manfaat investasi di sektor maritim. Pendekatan tersebut dilakukan melalui teknologi tepat guna dan penguatan pendidikan jangka panjang.
Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah, Fithra Faisal Hastiadi, mengatakan kapasitas serap tenaga kerja harus disiapkan sejak awal. Menurutnya, pembangunan maritim harus selaras dengan program vokasi dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
“Sebenarnya daya adaptasi masyarakat Indonesia itu tidak semata-mata concern dengan pendidikan yang rendah. Karena pendidikan rendah itu sebenarnya bisa diantisipasi kalau kita menunggu sampai mereka sampai kuliah, sampai mendapatkan vocational school," ujar Fithra dalam dialog bersama Pro3 RRI, Senin, 26 Januari 2026.
Ia menyebut teknologi sederhana dan ramah pengguna mampu meningkatkan produktivitas masyarakat tanpa menunggu pendidikan tinggi. Pendekatan ini dinilai efektif untuk penyerapan tenaga kerja jangka pendek.
Di sisi lain, Fithra menegaskan pentingnya investasi pendidikan dan teknologi maju untuk jangka menengah panjang. Kerja sama dengan kampus dunia dilakukan guna memperkuat ekosistem industri nasional.
“Kami juga membangun ekosistem hulu melalui kerja sama dengan kampus top seperti Oxford dan London School of Economics (LSE). Jadi ekosistem di hilirnya, kalau kita bicara nelayan dan petani, itu kita perkuat, ekosistem di hulunya juga kita perkuat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif INDEF, Esther Sri Astuti, menilai pembangunan SDM harus dilakukan secara paralel. Ia menyebut pelatihan dasar dan teknologi yang tepat guna sama-sama dibutuhkan.
“Memang harus teknologi tepat guna, karena teknologi tinggi pun, tapi kalau tidak tepat sasaran, ya percuma saja. Jadi, ini harus paralel,” ujar Esther.
Esther menambahkan, banyak tenaga kerja sektor perikanan masih membutuhkan pelatihan dasar pascapanen dan pemasaran. Menurutnya, peningkatan keterampilan tersebut menentukan keberhasilan investasi maritim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....