Menlu: Dewan Perdamaian Dunia Tak Akan Gantikan PBB

  • 24 Jan 2026 16:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan, pembentukan Dewan Perdamaian Dunia (Board of Peace) tidak dimaksudkan menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hal tersebut disampaikan menyusul bergabungnya Indonesia sebagai salah satu founding member badan tersebut.

“Tentu saja tidak. Kemarin juga disampaikan bahwa badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB,” kata Menteri Luar Negeri Sugiono saat berada di Davos, Swiss, Jumat 23 Januari 2026.

Sugiono menjelaskan, Dewan Perdamaian Dunia merupakan badan internasional yang lahir dari kepedulian bersama. Tujuannya menciptakan perdamaian dan stabilitas, khususnya di Gaza dan Palestina.

“Ini adalah satu badan internasional yang lahir dari kepedulian. Tujuannya menciptakan perdamaian dan stabilitas, khususnya di Gaza,” katanya.

Menlu menegaskan, keputusan Indonesia bergabung didasarkan pada komitmen konsisten terhadap perdamaian dan stabilitas internasional. Komitmen tersebut terutama dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Menurutnya, kehadiran Indonesia bertujuan memastikan arah kebijakan Dewan Perdamaian Dunia tetap sejalan. Arah tersebut mengacu pada prinsip internasional dan solusi jangka panjang.

“Kehadiran semua negara-negara ini di dalam Board of Peace (BOP) untuk terus mengawal. Upaya tersebut tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan tercapainya solusi dua negara,” katanya.

Dewan Perdamaian Dunia, dibentuk sebagai badan internasional hasil kesepakatan sejumlah negara. Negara-negara tersebut sejak awal terlibat membahas situasi di Palestina.

Pembentukan badan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan lanjutan di Mesir. Proses tersebut bermuara pada penandatanganan piagam pendirian badan tersebut.

Untuk diketahui, Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 20 negara founding members Board of Peace. Piagam pendirian telah ditandatangani Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....