Pemerintah Targetkan Kunjungan Wisman 2026 Tembus 17,6 Juta

  • 13 Jan 2026 20:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pemerintah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tahun pada 2026 menembus 17,6 juta orang. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, menyatakan optimisme ini didasari performa sektor pariwisata di tahun 2025.

Airlangga menjelaskan kontribusi pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2025 mendekati 4 persen secara nasional. Hingga triwulan ketiga 2025, capaian kunjungan wisman hampir menyentuh empat belas juta orang dengan penerimaan devisa signifikan.

"Jadi kalau kita lihat di tahun 2025 ini terkait dengan kontribusi PDB daripada sektor pariwisata mendekati 4 persen. Capaian sampai triwulan tiga itu adalah USD13.8 miliar dan juga hampir 14 juta orang (pengunjung)," kata Airlangga dalam konferensi pers usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan Tahun 2026 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (12/01/2026).

"Disampaikan tadi oleh Ibu Menteri Parawisata, target di tahun 2025 ini diproyeksikan 15 juta (pengunjung) ini tercapai. Dan di tahun 2026 targetnya 16 sampai dengan 17,6 juta kunjungan dan pendapatannya diperkirakan antara USD22-Rp24,7 miliar," ujarnya.

Dengan target tersebut kontribusi terhadap Produk Domestik Brutonya (PDB) bisa naik menjadi 4,5 sampai 4,7 persen. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah mendorong akselerasi pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antar bandara.

Konektivitas itu juga didorong dengan penambahan berbagai program yang dilakukan bersama pemerintah pusat dan daerah. "Kemudian yang kedua tentu masalah keselamatan itu menjadi penting dan itu menjadi catatan untuk di tahun 2026," ujarnya.

Menjelang hari raya Idul Fitri, pemerintah juga menyiapkan berbagai program khusus. Diantaranya terkait diskon tiket transportasi serta stimulus belanja.

Dalam rapat tersebut, juga membahas fasilitas visa bagi wisatawan mancanegara. Hasil pembahasan fasilitas visa tersebut, nantinya akan dilaporkan kepada Presiden sebagai dasar kebijakan strategis sektor pariwisata nasional.

Sebelumnya Menteri Pariwisata Wiyanti Putri Wardhana mengatakan peningkatan devisa pariwisata ditargetkan hingga kisaran USD24,7 miliar pada 2026. Proyeksi sejalan dengan penguatan arah kebijakan fokus ke pariwisata dengan peningkatan rata-rata pengeluaran USD1.372 sampai dengan USD1.404 dolar.

“Tahun depan, pemerintah menargetkan agar pariwisata mampu menyumbang USD22 sampai dengan USD 24,7 miliar dalam devisa. Dengan merefleksikan pergerakan paradigma kita ke quality tourism,” ujarnya (2/12/2025).

Selain itu strategi jangka menengah juga di targetkan dengan capaian 23,5 juta (pengunjung) wisatawan mancanegara. Proyeksi peningkatan perjalanan wisatawan domestik yang diperkirakan menembus USD1,21 miliar perjalanan sebelum akhirnya tumbuh lebih tinggi lagi. (Fatimah Azzahra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....