Menbud Berencana Bangun Museum Syekh Yusuf di Afsel

  • 24 Des 2025 03:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Menteri Kebudayaan Fadli Zon berencana membangun Museum Syekh Yusuf di Cape Town, Afrika Selatan di masa mendatang. Pembangunan museum ini dilakukan untuk mengenang jasa dan peran Syekh Yusuf sebagai tokoh ulama besar asal Indonesia.

Menbud menjelaskan, saat ini tanah untuk pembangunan museum Syekh Yusuf sudah disediakan melalui diaspora Indonesia. "Kurang lebih 2.000 meter persegi, tanahnya berada persis di depan malam Syekh Yusuf," kata Menbud kepada wartawan usai peluncuran platform 'Read Indonesia', di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Guna mewujudkan museum tersebut, Kementerian Kebudayaan memiliki sebuah tugas untuk mengusung konsep pembangunan museum. Pihaknya akan mengadakan pertemuan untuk membahas perencanaan, desain, serta kerja sama dengan berbagai pihak terkait.

Ia menambahkan, sejak zaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pernah ingin dibuatkan semacam miniatur Istana Bala Lampoa. Namun, Menbud menilai keinginan tersebut sulit dilakukan karena bahan utamanya dari kayu.

"Sulit direalisasikan karena bahannya dari kayu. Apalagi, kayu dari Indonesia itu maintenance-nya agak sulit," ucapnya.

Lebih lanjut, Menbud menjelaskan bahwa nantinya museum tersebut akan menggunakan arsitektur fusion. Yakni campuran antara arsitektur Sulawesi Selatan dengan arsitektur Afrika Selatan.

Syekh Yusuf al-Makassari merupakan sosok ulama, intelektual, dan pejuang yang warisan pemikirannya melampaui batas ruang dan waktu. Demikian disampaikan oleh Dirjen Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan Kemenbud, Endah T.D. Retnoastuti.

"Kementerian Kebudayaan bermaksud membangun pemahaman bersama antara pemerintah, pemangku kepentingan. Dan insan media mengenai makna strategis peringatan 400 tahun kelahiran Syekh Yusuf Al Makassari," ujarnya.

Ia berharap peringatan 400 tahun kelahiran Syekh Yusuf tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah. Namun, juga menjadi momentum penting dalam memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....