DPR Dorong Ekonomi Lokal Papua Lewat Program MBG
- 05 Des 2025 18:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas menekankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu mendorong ekonomi lokal di Papua. Ia menyebut dapur sekolah seharusnya membeli bahan pangan langsung dari masyarakat sekitar.
Yan mengatakan banyak dapur masih bergantung pada pemasok besar atau tengkulak. Ia menilai pola itu membuat petani lokal sulit merasakan manfaat ekonomi dari program MBG.
Ia menyebut beberapa dapur beralasan pasokan pasar belum mencukupi kebutuhan harian. Ia menilai dapur tetap bisa menambah pasokan dari pemasok bila stok pasar kurang.
“Utamakan pasokan terdekat dulu, agar dampaknya dirasakan petani dan pedagang setempat. Jika memang masih kurang, baru tambah dari supplier,” ujar legislator dari Fraksi Gerindra itu dalam dialog Radio TV Parlemen, Jumat (5/12/2025).
Ia juga menjelaskan besaran anggaran per porsi menjadi tantangan dalam penyajian menu MBG. Yan menilai biaya penyajian bagi siswa dinilai belum sebanding dengan tingkat kemahalan pangan di Papua.
Legislator ini menjelaskan beberapa daerah sudah memasukkan pangan lokal sebagai menu mingguan. Ia mencontohkan penjadwalan menu sagu atau ubi setiap Jumat di wilayah tertentu.
“Di Sorong Selatan mereka atur jadwal untuk makan bergizi khususnya untuk pangan lokal itu di hari Jumat. Jadi hari Jumat itu bisa menunya sagu, talas atau ubi-ubian,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pemerataan pelayanan MBG yang belum menjangkau pinggiran dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Banyak siswa di desa berharap mendapatkan layanan yang sama seperti sekolah-sekolah di kota.
“Kita butuh intervensi pemerintah melalui peran pemerintah daerah yang melibatkan kepala-kepala daerah dan wakil kepala daerah. Agar program ini bisa difasilitasi sampai ke desa-desa atau pinggiran-pinggiran kota yang program ini belum menjangkau sekolah-sekolahnya,” kata Yan.
Ia menekankan wilayah pegunungan dan daerah kepulauan harus menjadi prioritas utama untuk program ini. Yan berharap dengan bantuan sinergi pemerintah daerah, percepatan perluasan dapur sekolah dapat menjangkau daerah terluar dengan dukungan anggaran memadai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....