Kementerian Kehutanan Perkuat Diplomasi Iklim
- 21 Okt 2025 07:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Kehutanan tengah menyusun Panduan Diplomasi dan Kerja Sama Luar Negeri yang dinamai FOREST-D (Forestry Emission Reductions through Strategic Diplomacy). Hal ini disampaikan langsung Kabiro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri (HKLN) Krisdianto.
Panduan ini menjadi acuan bagi seluruh unit kerja dalam merancang, menegosiasikan, dan mengimplementasikan kegiatan kerja sama luar negeri di sektor kehutanan. Hal tersebut agar sejalan dengan prioritas nasional mitigasi perubahan iklim.
"Penyusunan FOREST-D merupakan langkah strategis untuk menyinergikan diplomasi kehutanan Indonesia dengan target penurunan emisi global. Panduan ini memastikan setiap kerja sama luar negeri yang dilakukan Kemenhut berkontribusi langsung terhadap pencapaian Indonesia FOLU Net Sink 2030," ujar Krisdianto, dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).
FOLU (Forestry and Other Land Use) Net Sink 2030 merupakan strategi jangka panjang Indonesia menuju pembangunan rendah karbon dan tahan iklim pada 2050. Sekaligus mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC) di sektor kehutanan dan lahan.
“Kerja sama luar negeri harus menjadi instrumen yang efektif untuk memperkuat aksi mitigasi dan menjaga kelestarian hutan Indonesia. FOREST-D memberikan panduan agar setiap program berbasis kebutuhan nasional (country-driven), transparan, dan akuntabel,” ucapnya.
Panduan ini mencakup proses perencanaan, pengusulan, negosiasi, pelaksanaan, pemantauan. Serta pelaporan hasil kerja sama luar negeri yang berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.
Setiap proposal kerja sama diwajibkan mencantumkan lokasi kegiatan, potensi kontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca (GRK). Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas unit dan kementerian/lembaga terkait.
“FOREST-D tidak hanya panduan administratif, tetapi juga alat diplomasi strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam forum internasional. Dengan panduan ini, setiap unit kerja memiliki arah yang sama dalam mewujudkan kehutanan berkelanjutan,” katanya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....