Angka Prevalensi Kekerasan pada Anak Naik Sepanjang 2021-2024,

  • 07 Okt 2024 20:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) meluncurkan hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR). Hasilnya menunjukkan kekerasan pada anak usia 13-17 tahun mengalami kenaikan tiga tahun terakhir.

“Di sini dapat dilihat bahwa angka prevalensi kekerasan terhadap anak pada SNPHAR 2024 lebih rendah daripada tahun 2018. Tetapi, lebih tinggi dibandingkan angka prevalensi tahun 2021, baik pada kekerasan sepanjang hidup maupun dalam 12 bulan terakhir,” kata Deputi bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA!Nahar dalam peluncuran SPHPN dan SNPHAR di Jakarta, Senin (7/10/2024).

Berdasarkan data yang dipaparkan Nahar, jumlah prevalensi kekerasan terhadap anak pada tahun 2024 lebih tinggi dibanding 2021. Hasil tersebut merupakan survei kekerasan pada anak baik dalam waktu setahun terakhir maupun sepanjang hidupnya.

Secara keseluruhan sekitar 11,5 juta atau 50,78 persen anak usia 13-17 tahun pernah mengalami kekerasan di sepanjang hidupnya. Sementara itu, dalam kurun waktu satu tahun belakangan, terdapat 7,6 juta atau 33,64 persen anak alami kekerasan.

Jenis kekerasan yang dijaring dalam SNPHAR adalah kekerasan fisik, kekerasan emosional dan kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia. Adapun kekerasan emosional menjadi catatan yang paling tinggi dari catatan kekerasan fisik maupun kekerasan seksual.

Tahun 2021, prevalensi kekerasan fisik anak laki-laki usia 13-17 tahun sepanjang hidup berkisar 13,91 persen. Sedangkan prevalensi kekerasan fisik pada usia yang sama di tahun 2024 sebesar 21,22 persen.

Untuk anak perempuan, kekerasan fisik yang dialami sepanjang hidup pada SNPHAR 2021 sebesar 10,49 persen. Jumlah itu naik menjadi 15,56 persen pada tahun 2024.

Selanjutnya, kekerasan emosional pada anak laki-laki, SNPHAR 2021 mencatat ada 32,06 persen dan 2024 naik menjadi 43,17 persen. Sedangkan pada anak perempuan, SNPHAR 2021 mencatat 42,61 persen yang alami kekerasan emosional dan 47,82 persen di 2024.

Kemudian, prevalensi kekerasan seksual pada anak laki-laki 3,65 persen di 2021 dan 8,34 persen di 2024. Pada anak perempuan prevalensi kekerasan seksual mencapai 8,43 persen di 2021 dan 8,82 persen di 2024.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....