Beternak Ayam Kampung Dapat Menambah Penghasilan Keluarga

  • 30 Mar 2026 16:37 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Ternak ayam kampung masih menjadi aktifitas yang dilakukan warga di berbagai daerah di Indonesia. Ternak ayam kampung menawarkan keuntungan karena permintaan pasar yang stabil, harga jual yang lebih tinggi dibanding ayam ras, harga produk daging dan telurnya juga lebih tinggi.

Keuntungan lain beternak ayam kampung adalah, kandang yang tidak memerlukan lahan yang luas, tidak memerlukan pakan khusus, daya tahan dan adaptasi ayam kampung yang lebih baik dibandingkan ayam potong dan modal awal pemeliharaan yang tidak terlalu besar.

Walaupun belum diternak dalam skala besar namun memelihara ayam kampung nyatanya telah memberikan kontribusi pada pendapatan keluarga, salah satunya adalah keluarga ibu Ina di Kampung Topo Jaya Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah, yang telah beyernak ayam kampung kurang lebih selama setahun.

Ibu Ina belajar beternak ayam kampung secara otodidak dan informasi dari sejumlah tetangga. "Sebelumnya saya beternak ayam kampung itu saya lepaskan tidak dikandangkan, ada yang dimangsa burung elang, ada juga anakan ayam yang hanyut terbawa banjir, sekarang saya sudah kandangkan, yang masih anakan saya masukkan ke box," ucapnya saat dihubungi, Senin 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan, setelah diberitahukan tetangganya, dirinya kemudian membuat kandang dan box atau kotak untuk anakan ayam, dipisahkan dengan induknya sehingga induk ayam bisa kawin dan bertelur lagi. "Hasilnya lebih menguntungkan dibandingkan dengan cara yang lama itu ayam dilepaskan dibiarkan cari makan sendiri," imbuhnya.

Ibu Ina menambahkan, pakan ayam kampung dibuat sendiri, terdiri dari nasi dan jagung yang cukup tersedia di Kampung Topo Jaya, sedangkan pakan anakan ayam dibeli di kios sekitaran Kampung Topo Jaya.

"Obat-obatan saya tidak gunakan, hanya vitamin saja untuk anakan ayam yang dipelihara di box, sebungkus vitamin seharga 15 ribu rupiah, anakan ayam kampung saya jual seekor 25 ribu rupiah umur sebulan, kalau yang besar itu ratusan ribu perekor, tergantung besarnya," tambahnya.

Ia dan keluarga sangat terbantu dengan beternak ayam kampung terlebih lagi sang suami tidak dapat bekerja banyak setelah sembuh sakit karena operasi. Jumlah ternak ayam kampung ibu Ina berkisar 30-an ekor saja karena telah banyak yang dijual untuk keperluan kebutuhan keluarga

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....