Gvardiol Akui Yamal Sulit Dibendung Bek Kroasia
- 30 Sep 2026 21:48 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Bek Kroasia Josko Gvardiol mengakui sulitnya menghentikan Lamine Yamal setelah timnya kalah 1-4 dari Spanyol dalam pertandingan UEFA Nations League. Gvardiol menilai winger muda Barcelona tersebut tetap mampu memberikan ancaman meski tidak sedang berada dalam performa terbaiknya.
Dilansir dari Goal.com, Gvardiol mengatakan Yamal sangat berbahaya ketika mendapatkan situasi satu lawan satu. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Yamal mencetak dua gol dan memberikan satu assist dalam kemenangan Spanyol atas Kroasia.
Pertandingan tersebut memperlihatkan dominasi Spanyol yang mampu memanfaatkan sejumlah celah di pertahanan Kroasia. Yamal menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dengan kontribusi langsung terhadap tiga gol Spanyol.
Gvardiol yang memperkuat Manchester City mengakui bahwa Kroasia harus memberikan perhatian khusus kepada Yamal. Menurutnya, pemain berusia muda tersebut memiliki kemampuan untuk melewati penjagaan lawan berkali-kali.
"Kami tahu seperti apa Yamal. Ketika dia diberi ruang satu lawan satu, dia akan memanfaatkannya. Dia selalu harus dijaga dua pemain, kadang kami berhasil, kadang tidak. Bahkan jika dia menjalani hari terburuknya, dia setidaknya akan lolos 10 kali," aku Gvardiol.
Kroasia Dinilai Terlalu Menghormati Spanyol
Gvardiol juga menilai Kroasia terlalu memberikan ruang dan rasa hormat kepada Spanyol. Situasi tersebut semakin menyulitkan setelah Kroasia kebobolan gol cepat sehingga permainan mereka ikut terganggu.
"Itu pertandingan yang sulit, kekalahan yang berat pada akhirnya. Kami harus memberi selamat kepada mereka, mereka adalah juara dunia karena suatu alasan. Kami tahu apa yang akan datang, bermain tandang melawan tim seperti ini tentu tidak mudah, tetapi saya juga pikir kami menunjukkan terlalu banyak rasa hormat. Kami kebobolan gol cepat, itu mengguncang kami, tidak mudah untuk bangkit. Jadi, pada akhirnya, ini kekalahan yang berat," kata sang bek.
Kroasia hanya mampu mencetak satu gol melalui Dion Drena Beljo di tengah dominasi Spanyol. Penyerang tersebut juga menyoroti persoalan pertahanan timnya ketika menghadapi serangan Spanyol di sepertiga akhir lapangan.
Beljo Soroti Pertahanan Kroasia
Beljo mengakui Kroasia sebenarnya telah memahami kualitas Spanyol sebelum pertandingan. Namun, ia menilai timnya masih dapat tampil lebih baik, terutama dalam menjaga area pertahanan.
"Kami bermain melawan juara dunia, kami tahu apa yang harus dihadapi. Mereka adalah tim yang benar-benar top, tetapi ini meninggalkan rasa pahit, karena saya pikir kami bisa tampil lebih baik, terutama dalam fase bertahan. Mereka dengan mudah menyerang kami di sepertiga akhir lapangan," jelas Beljo.
Hasil tersebut membuat perhatian kembali tertuju kepada Yamal yang terus menjadi salah satu pemain penting dalam permainan Spanyol. Kontribusi dua gol dan satu assistnya membuat pemain Barcelona tersebut kembali menunjukkan pengaruhnya dalam pertandingan level internasional.
Bagi Kroasia, kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki organisasi pertahanan ketika menghadapi tim dengan kemampuan penguasaan bola dan serangan seperti Spanyol. Sementara itu, Gvardiol menilai penjagaan terhadap pemain seperti Yamal membutuhkan koordinasi lebih dari satu pemain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....