Komunikasi Wasit dan VAR Terputus di Laga Chelsea vs Brighton

  • 31 Agt 2026 17:29 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Perangkat komunikasi wasit Michael Oliver mengalami gangguan saat Chelsea menghadapi Brighton di Stamford Bridge pada Minggu. Kondisi tersebut membuat Oliver dan sejumlah ofisial Liga Premier harus menjalankan tugas tanpa perlengkapan radio selama babak kedua.

Dilansir dari BBC, wasit, asisten wasit, ofisial keempat, serta tim Video Assistant Referee (VAR) di Stockley Park tidak dapat berkomunikasi secara normal selama 45 menit. Gangguan tersebut disebut menjadi kejadian yang sangat jarang terjadi dalam sejarah penggunaan sistem komunikasi wasit di Liga Premier.

Oliver memasuki babak kedua tanpa perangkat komunikasi yang sebelumnya digunakan untuk menghubungkan dirinya dengan Stuart Burt dan James Mainwaring sebagai asisten wasit, serta Tom Bramall selaku ofisial keempat.

Sistem mikrofon dan earphone pertama kali diperkenalkan kepada wasit pada awal musim 1999-2000. Teknologi radio yang lebih canggih kemudian mulai digunakan secara lebih permanen sejak musim 2006-2007.

Sebelumnya, gangguan perangkat komunikasi memang pernah terjadi, misalnya akibat masalah baterai maupun koneksi. Dalam beberapa pertandingan, laga bahkan sempat ditunda agar teknisi dapat memperbaiki perangkat yang dikenakan wasit atau asistennya.

Namun, situasi yang terjadi dalam pertandingan Chelsea kontra Brighton berbeda. Untuk pertama kalinya, kondisi perangkat dinilai tidak dapat dipulihkan sehingga para ofisial harus melanjutkan pertandingan dengan metode komunikasi seperti sebelum teknologi radio digunakan.

BBC Sport memahami bahwa suara penonton juga tidak lagi tersaring melalui sistem tersebut. Akibatnya, Oliver, Burt, Mainwaring, dan Bramall harus berkomunikasi di tengah sorakan, teriakan, serta nyanyian suporter yang biasanya diredam oleh sistem komunikasi.

Masalah yang lebih besar muncul pada koordinasi dengan VAR. Andrew Kitchen yang bertugas sebagai VAR di Stockley Park tidak dapat berkomunikasi langsung dengan Oliver melalui headset.

Padahal, komunikasi antara wasit dan VAR merupakan bagian penting dalam proses pemeriksaan insiden. Wasit biasanya dapat menjelaskan keputusan atau kejadian seperti penalti maupun kartu merah kepada petugas VAR untuk membantu proses peninjauan.

Dalam kondisi tersebut, Kitchen harus menggunakan sistem cadangan berupa pesan yang dikirimkan ke jam tangan Oliver. Kitchen juga masih dapat berkomunikasi dengan Bramall melalui perangkat radio yang tersedia.

Kondisi itu membuat proses kerja VAR harus sedikit berbeda. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan penilaian petugas video tanpa dapat secara langsung mempertimbangkan pandangan Oliver mengenai insiden yang terjadi di lapangan.

Meski menghadapi kendala komunikasi, pertandingan tetap berlangsung hingga selesai dan Chelsea berhasil mengalahkan Brighton dengan skor 4-3. Gangguan tersebut menjadi salah satu kejadian unik dalam pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge.

Penggunaan perangkat komunikasi kini menjadi bagian penting dalam pekerjaan wasit modern. Selain radio, perangkat pertandingan juga semakin berkembang dengan tambahan teknologi seperti RefCam dan berbagai perlengkapan pendukung lainnya.

Gangguan tersebut sekaligus mengingatkan kembali bagaimana wasit dan ofisial pertandingan bekerja sebelum teknologi komunikasi modern digunakan. Dalam situasi tertentu, mereka tetap harus mampu menjalankan pertandingan meskipun perangkat pendukung mengalami kendala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....