Gol Maguire Sah, Ini Penjelasan Aturan Handball di MU vs Ipswich
- 31 Agt 2026 16:48 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Gol yang membawa Manchester United berbalik unggul atas Ipswich Town menjadi sorotan setelah bola sempat mengenai lengan Harry Maguire sebelum masuk ke gawang. Gol tersebut tetap disahkan karena Maguire bukan pencetak gol secara langsung.
Dilansir dari BBC, tendangan Maguire sebenarnya melenceng dari sasaran dan kemudian mengenai bek Ipswich, Jacob Greaves, sebelum masuk ke gawang. Secara resmi, gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Greaves sehingga aturan handball yang berlaku bagi pencetak gol tidak diterapkan kepada Maguire.
Dalam aturan handball, gol harus dianulir apabila pemain yang mencetak gol melakukan pelanggaran handball, termasuk ketika sentuhan tangan terjadi secara tidak disengaja. Namun, terdapat pengecualian apabila handball tidak dilakukan oleh pemain yang akhirnya tercatat sebagai pencetak gol.
Pengecualian tersebut mencakup ketika gol terjadi secara tidak langsung, gol dicetak oleh rekan satu tim, atau kesalahan pemain bertahan membuat bola masuk ke gawang sendiri. Kondisi terakhir menjadi dasar keputusan dalam gol Manchester United melawan Ipswich.
Asisten wasit video atau VAR Jarred Gillett menjelaskan kepada wasit Craig Pawson bahwa gol tersebut merupakan gol bunuh diri. Karena sentuhan handball Maguire dinilai tidak disengaja dan ia bukan pencetak gol, VAR merekomendasikan agar gol tetap disahkan.
"Itu gol bunuh diri dan pelanggaran handball yang tidak disengaja tidak dapat dihukum, jadi kami menyarankan Anda untuk mengesahkan gol tersebut," ujar Gillett kepada Pawson.
Gol tersebut sebenarnya dapat dianulir apabila VAR menilai sentuhan tangan Maguire sebagai handball yang disengaja. Namun, pemeriksaan VAR menyimpulkan tidak terdapat pelanggaran yang memenuhi kriteria untuk membatalkan gol.
Keputusan tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai kompleksitas aturan handball. Manajer Ipswich Gary O'Neil menilai situasi tersebut sulit bagi wasit karena aturan yang harus diterapkan cukup rumit.
Mantan kiper Inggris Paul Robinson yang berbicara di BBC Radio 5 Live juga menyatakan simpatinya kepada para pengadil pertandingan. Menurutnya, VAR hanya menjalankan aturan yang telah ditetapkan.
"Sekali lagi kita menjadi korban hukum," kata Robinson. "Anda tidak bisa mengkritik petugas VAR karena mereka menegakkan hukum yang diberikan kepada mereka."
Robinson menilai keputusan tersebut memang sesuai dengan aturan yang berlaku, meskipun situasi tersebut terasa tidak ideal bagi pihak yang dirugikan. Ia juga mempertanyakan sudah berapa kali aturan handball mengalami perubahan.
Sementara itu, mantan penyerang Ipswich sekaligus komentator Sky Sports Darren Bent mengakui aturan tersebut sebenarnya cukup jelas secara tertulis. Namun, menurutnya, keputusan tersebut tetap terasa tidak adil karena Maguire memiliki pengaruh langsung terhadap jalannya bola sebelum masuk ke gawang.
"Ini adalah salah satu aturan yang saya pahami karena tertulis jelas, tetapi tetap saja terasa tidak benar," ujar Bent.
Kontroversi tersebut tidak mengubah hasil akhir pertandingan. Manchester United akhirnya mengalahkan Ipswich Town dengan skor 5-2 di Old Trafford setelah Bruno Fernandes mencetak hat-trick.
Situasi gol Maguire menjadi salah satu contoh bagaimana penerapan aturan handball dapat memunculkan perdebatan, terutama ketika sentuhan tangan terjadi sebelum bola berujung pada gol bunuh diri. Dalam kasus ini, keputusan VAR tetap berpegang pada ketentuan bahwa Maguire bukan pencetak gol.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....