Legenda AC Milan Franco Baresi Tutup Usia di Usia 66 Tahun
- 31 Jul 2026 21:46 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Dunia sepak bola berduka setelah legenda AC Milan dan tim nasional Italia, Franco Baresi, meninggal dunia pada usia 66 tahun. Kepergian salah satu bek terbaik sepanjang sejarah itu meninggalkan duka mendalam bagi AC Milan, sepak bola Italia, dan para penggemar di seluruh dunia.
Dilansir dari BBC, AC Milan menyampaikan bahwa teladan, integritas, dan dedikasi Franco Baresi akan selalu menjadi bagian dari identitas klub. Rossoneri menyebut sosok mantan kaptennya sebagai simbol yang tidak tergantikan dalam sejarah AC Milan.
Franco Baresi menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama AC Milan sejak 1977 hingga pensiun pada 1997. Selama dua dekade membela Rossoneri, ia mencatatkan 719 penampilan, mencetak 33 gol, serta mempersembahkan enam gelar Serie A, tiga Piala Eropa/Liga Champions, empat Piala Super Italia, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Interkontinental. Nomor punggung enam miliknya kemudian dipensiunkan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya.
Di level internasional, Baresi membela timnas Italia sebanyak 81 kali. Ia menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 1982 dan dipercaya menjadi kapten Italia pada final Piala Dunia 1994 melawan Brasil. Meski Italia kalah melalui adu penalti, penampilan Baresi yang baru pulih dari cedera lutut saat itu dikenang sebagai salah satu performa terbaik seorang bek di partai final Piala Dunia.
Dalam pernyataannya, AC Milan menyampaikan penghormatan terakhir kepada sang legenda.
"Milan berduka atas meninggalnya Franco Baresi. Teladan dan integritasnya akan selamanya terukir dalam DNA klub, seperti halnya nomor punggung 6 ikoniknya," tulis AC Milan.
Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai tokoh sepak bola. Paolo Maldini mengenang Baresi sebagai sosok kapten yang membimbingnya sejak awal karier, sementara mantan kiper Italia Gianluigi Buffon menyebut Baresi sebagai simbol kepemimpinan, kelas, dan rasa hormat dalam sepak bola. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni turut memberikan penghormatan dengan menyebut Baresi sebagai contoh kesetiaan, dedikasi, dan profesionalisme.
Sebelum wafat, Franco Baresi diketahui menjalani operasi pengangkatan nodul paru-paru pada Agustus 2025 dan sempat menjalani terapi lanjutan. Meski demikian, ia masih aktif menghadiri sejumlah kegiatan publik, termasuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin pada Februari 2026. Kepergiannya menandai berakhirnya perjalanan salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola dunia yang warisannya akan terus dikenang lintas generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....