PTFI & PFA Komitmen Lahirkan Bintang Sepak Bola Papua, 294 Anak Ikut Seleksi di Nabire
- 25 Mei 2026 20:33 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Papua Football Academy (PFA) terus menunjukkan komitmennya dalam mencari dan membina talenta muda sepak bola Papua. Melalui program pencarian bakat yang digelar selama tiga hari di Kabupaten Nabire, ratusan anak usia 13 tahun mengikuti seleksi untuk memperebutkan kesempatan bergabung dalam pendidikan sepak bola Papua Football Academy di Kabupaten Mimika.
Manager Sport Management PT Freeport Indonesia (PTFI), Janjay Adii mengatakan Papua memiliki banyak anak-anak berbakat yang telah menunjukkan potensi besar bermain sepak bola sejak usia dini. Karena itu, PT Freeport Indonesia melalui Papua Football Academy terus melakukan pencarian bibit pesepak bola muda di berbagai kabupaten dan kota di Tanah Papua.
Menurut Janjay Adii, sejumlah siswa yang telah dibina dalam berbagai angkatan Papua Football Academy kini menunjukkan perkembangan kemampuan bermain sepak bola yang sangat baik. Tidak hanya dari sisi teknik bermain, para siswa juga dibentuk memiliki karakter dan attitude yang baik sebagai bekal menjadi pesepak bola profesional masa depan dari Papua.
Bahkan, sejumlah alumni Papua Football Academy kini mulai menembus klub-klub elite Indonesia. Di antaranya Samuel Cundrad di Persija Jakarta, Peres Tjoe dan Yulius Pigai di Garuda United, Valentino Wagiu di Dewa United FC, serta Yohanes Yapagaimu di Adhyaksa FC.
“Kami tetap berkomitmen untuk tetap menjalankan program PFA yang menjadi salah satu kebanggaan bagi masyarakat Papua,” ujar Janjay Adii.
Selama tiga hari pelaksanaan seleksi di Nabire, antusiasme peserta dinilai sangat tinggi. Janjay berharap anak-anak yang nantinya terpilih dapat dibina menjadi atlet profesional yang tidak hanya memiliki kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga memiliki sikap disiplin dan karakter yang baik.
Sementara itu, Direktur Teknik Papua Football Academy, Wolfgang Pikal mengaku senang bisa melakukan seleksi di Kabupaten Nabire. Menurutnya, banyak anak-anak di Nabire memiliki potensi dan semangat besar untuk berkembang menjadi pemain sepak bola masa depan.
Ia berharap ada putra-putra terbaik Nabire yang nantinya lolos mengikuti seleksi final di Kabupaten Mimika pada 25 Juni 2026 mendatang.
Wolfgang Pikal juga berharap adanya dukungan pemerintah, sekolah hingga Sekolah Sepak Bola (SSB) dalam pembinaan sepak bola usia dini, khususnya bagi anak-anak tingkat sekolah dasar.
“Kami berharap ada dukungan semua pihak untuk membina sepak bola usia dini sehingga anak-anak Papua bisa berkembang menjadi pemain masa depan,” kata Wolfgang Pikal.
Selama tiga hari seleksi Papua Football Academy di Nabire, tercatat sebanyak 294 anak usia 13 tahun mengikuti pencarian bakat tersebut. Hasil seleksi dari seluruh kabupaten dan kota di Tanah Papua akan diumumkan pada 25 Juni mendatang. Peserta yang lolos akan mengikuti seleksi final di Mimika sebelum dipilih sebanyak 20 anak terbaik untuk mengikuti pendidikan di Papua Football Academy pada Juli 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....