Percassi Sindir Dortmund karena Absen Makan Siang UEFA
- 26 Feb 2026 02:42 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - CEO Atalanta, Luca Percassi, melontarkan sindiran ringan kepada Borussia Dortmund yang tidak menghadiri jamuan makan siang tradisional sebelum laga penentuan play-off Liga Champions, Rabu 25 Februari 2026.
Sebelum pertandingan Liga Champions, sudah menjadi tradisi bagi para direktur kedua klub untuk makan siang bersama pada hari laga. Namun, tradisi tersebut kembali tak terlaksana dalam duel Atalanta kontra Dortmund.
Hubungan kedua klub diketahui memanas setelah transfer pemain muda Samuele Inacio dari Bergamo ke klub Bundesliga itu pada 2024.
“Sayangnya kami tidak makan siang, jadi kami harus menahan lapar,” ujar Percassi sambil tersenyum dalam wawancara seperti yang dikutip dari Football Italia.
“Kami berharap mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk membuka dialog, tetapi itu tidak terjadi. Kami akan terus maju,” tambahnya.
Selain menyinggung hubungan antarklub, Percassi juga menyoroti dukungan besar dari suporter Atalanta menjelang laga penting tersebut.
“Sejak kami berangkat dari kamp latihan di Zingonia menuju stadion, kami merasakan semangat luar biasa dari para penggemar. Itu elemen yang sangat menentukan bagi kami,” katanya.
Ia juga menyesalkan absennya dukungan suporter saat laga tandang sebelumnya dan berharap ada solusi ke depan, termasuk menjelang semifinal Coppa Italia.
“Sepak bola tanpa penggemarnya tidak sama,” tegasnya.

Terkait pertandingan melawan Dortmund, Percassi menyadari laga akan berjalan sulit.
“Ini akan menjadi pertandingan yang rumit. Mendapatkan hasil malam ini akan menjadi sesuatu yang bersejarah bagi klub ini,” ujarnya.
Meski dalam beberapa tahun terakhir Atalanta berkembang pesat dan mampu berinvestasi lebih besar, Percassi menegaskan filosofi klub tetap sama.
“Tujuan utama kami setiap musim adalah mengamankan keselamatan di Serie A secepat mungkin. Itu bukan sekadar ungkapan, itu pola pikir kami,” jelasnya.
Menurutnya, investasi besar tidak selalu menjamin hasil maksimal di lapangan. Karena itu, Atalanta tetap mengedepankan kerendahan hati meski ambisi terus meningkat.
“Minggu lalu kami bermain di stadion berkapasitas 82 ribu penonton, itu realitas yang berbeda dari kami. Kami tahu dari mana kami berasal,” katanya.
Percassi menegaskan Atalanta akan terus memadukan ambisi dan kerendahan hati demi meraih hasil terbaik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....