Enam Tim Resmi Daftar Liga 4 Papua Tengah
- 22 Feb 2026 09:04 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Panitia Pelaksana Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah menegaskan stabilitas dan kesiapan kompetisi adalah harga mati demi melahirkan talenta sepak bola profesional dari tanah Papua.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel), Alfred Fredy Anouw, secara resmi mengumumkan perpanjangan masa pendaftaran tim hingga Senin, 23 Februari 2026, pukul 23.59 WIT.
Langkah ini diambil untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi representasi kabupaten yang terkendala masalah geografis.
Hingga Sabtu (21/2/2026) pukul 15.00 WIT, sebanyak enam tim dari tujuh kuota yang tersedia telah resmi mendaftarkan diri.
Keenam tim yang sudah mengamankan slot tersebut adalah Persidei (Deiyai), Persipani (Paniai), Persintan (Intan Jaya), Persipuncak Cartenz (Puncak), Persemi Mimika, dan Persido (Dogiyai).
Sementara itu, Persipuja (Puncak Jaya) dijadwalkan menyusul untuk melakukan registrasi pada Minggu, 22 Februari 2026.
“Tahapan pendaftaran sudah kami buka sejak 14 Februari dan berakhir hari ini, 21 Februari 2026. Namun, dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan medan yang sulit di beberapa daerah, kami memberikan dispensasi perpanjangan hingga 23 Februari 2026,” ujar Alfred, Sabtu 21 Februari 2026.
Kompetisi resmi di bawah naungan PSSI ini dijadwalkan akan dibuka pada 8 Maret 2026 mendatang.
Stadion Wania Imipi di SP 1, Kelurahan Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika, telah ditetapkan sebagai arena utama pertandingan.
Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan fasilitas dan aksesibilitas bagi seluruh tim peserta yang berasal dari berbagai pelosok Papua Tengah.
Alfred, yang akrab disapa AFA, menjelaskan bahwa kuota tujuh tim sudah sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) serta Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dari PSSI Pusat.
Panitia sengaja memprioritaskan perwakilan resmi masing-masing kabupaten untuk memastikan pembinaan atlet daerah berjalan optimal.
“Sebenarnya bisa dibuka untuk umum. Namun, panitia memprioritaskan perwakilan masing-masing kabupaten agar anak-anak muda di setiap daerah dapat menunjukkan talentanya, bisa bermain hingga Liga 2 dan Liga 1,” jelas sosok yang telah lama berkecimpung di dunia sepak bola ini.
Terkait absennya tim dari Kabupaten Nabire, pihak Panpel memberikan klarifikasi khusus.
Persinab Nabire dipastikan tidak terlibat dalam ajang Liga 4 kali ini karena sudah berada di level kompetisi yang lebih tinggi.
Hal ini membuktikan bahwa jalur prestasi sepak bola di Papua Tengah terus mengalami peningkatan strata secara positif.
Selain kesiapan teknis di lapangan, Panpel juga menekankan pentingnya manajemen citra dan media sosial bagi setiap klub.
Seluruh tim peserta diwajibkan memiliki akun Instagram resmi untuk mempermudah koordinasi informasi dan promosi kompetisi kepada publik luas.
"Saya pesan kepada peserta tim dari tujuh kabupaten agar harus memiliki akun resmi IG. Setiap saat latihan, foto, video, ataupun ada hal yang mau disampaikan seusai rapat wajib unggah di Instagram masing-masing dan tandai akun panitia @liga4papuatengah," tutup Alfred.
Penerapan manajemen media yang modern ini diharapkan mampu meningkatkan nilai komersial dan daya tarik Liga 4 Papua Tengah.
Dengan pengawasan ketat dan regulasi yang disiplin, ajang ini diproyeksikan menjadi batu loncatan bagi pemuda Papua untuk menembus kasta tertinggi sepak bola nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....