Maskapai TransNusa Wujud Impian Masyarakat Provinsi Papua Tengah
- 17 Agt 2024 16:46 WIB
- Nabire
KBRN,Nabire: Pemerintah Provinsi Papua Tengah tepatnya di Bandara Douw Aturure menerima kedatangan Pesawat Trans Nusa yang perdana melakukan pendaratan Sabtu 17/8/2024. Ini adalah momen bersejarah bagi masyarakat Papua Tengah dan sebagai Kado di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke 79.
Dalam momen bersejarah pada HUT RI ke 79 ini Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka haluk di dampingi Penjabat Tinggi dalam lingkungan Provinsi Papua Tengah, serta turut hadir Bupati Nabire Mesak Magai, Kapolres Nabire, Danlanal Nabire, serta undangan lainnya.

Setelah tiba pesawat Trans Nusa memasuki area yang sudah disiapkan untk dilakukan penjemputan, disambut dengan Tarian adat, dan dilakukan pemberian Mahkota Adat papua serta melakukan Ritual adat dengan menginjakkan Kaki di sebuah piring Adat.
Pilot, Co pilor,Pramugari, serta crew lainnya diberikan penyambutan dengan meriah Atas maskapai tersebut yang akan melayani keberangkatan masyarakat yang ada di Provinsi Papua Tengah,
Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk saat mengungkapkan perasaan terharu hingga berlinang air mata disaat pesawat terlihat memasuki Landasan Bandara Douw Aturure. Dirinya mengatakan itu adalah ungkapan Bahagia dan senang, apa yang masyarakat rindukan terwujud pada hari ini.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan kado istimewa untuk masyarakat Papua Tengah bersama dengan tim (Crew) TransNusa , hari ini telah berhasil landing perdana sebagai uji coba, Mudah mudahan bisa meningkatkan kesejahteraan Papua Tengah dan menikmati pelayanan dari maskapai yang ada selain dari Maskapai Trans Nusa ,”ujarnya
Ribka haluk juga menyampaikan bahwa awalnya beranggapan ini tidak akan mngkin bisa datangkan Maskapai lain, namun hari ini masyarakat telah melihat kenyataannya bahwa Maskapai TransNusa bisa landing di Bandara Douw Aturure Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah.
“Maskapai TransNusa berhasil masuk di Provinsi Papua Tengah setelah bertemu beberapa Bulan yang lalu, kami terus berusaha dengan tim dari TransNusa hingga hari ini bisa terwujud, itulah yang membuat berlinang air mata, karena kebahagian ini yang dapat berhasil mewujudkan Impian masyarakat Papua Tengah,”ujarnya
Sementara itu, pilot Trans Nusa, Kapten Deny Heryadi mengaku, penerbangannya ke Nabire ini membuatnya bernostalgia. Pasalnya pada Tahun 1995 lalu ia sering terbang ke Nabire ketika masih bekerja di maskapai lain.
“Nabire ini sudah seperti rumah saya. Saya dahulu sering terbang ke daerah ini. Namun, ketika sudah tidak lagi menerbangkan pesawat ke daerah ini, saya berjanji akan memajukan daerah ini. Ternyata doa saya terkabulkan,” jelasnya kepada awak rri.co.id Nabire
Kapten Deny juga memberikan penilaian kepada landasan pacu yang dimiliki Bandar Udara Douw Atarure Nabire, yang dianggap sangat baik dan layak untuk didarati seperti pesawat seperti Comac ARJ21-700 ini.

“Sebelum kami terbang, tentu kami melakukan simulasi menggunakan simulator. Lalu hasilnya kami anggap bisa mendarat. Namun, pada saat pelaksanaannya, ternyata mendarat lebih mulus dibandingkan ketika simulasi,” jelasnya.
Sedangkan Kapten Wu Gopang asal Cina mengaku senang dan bahagia dengan sambutan yang diberikan pemerintah daerah kepadanya. Ia juga kagum dengan budaya penyambutan yang diberikan kepada seluruh kru Trans Nusa.
Informasi yang dihimpun RRI ,Kedepan pesawat ini akan melayani penerbangan Sorong-Nabire-Jayapura, Nabire-Mimika, Nabire-Biak dan Nabire-Manokwari. Sedangkan jangka panjangnya akan membuka rute penerbangan, Nabire-Papua Pegunungan dan Nabire-Papua Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....