Kapendam: Tidak Benar RSUD Paniai ditutup TNI Polri

  • 27 Mei 2024 12:18 WIB
  •  Nabire

KBRN,Paniai: Beredar berita HOAX tentang tuduhan adanya pengusiran pasien RSUD Madi dan ruang IGD ditutup oleh Aparat TNI Polri. Terkait Hal tersebut Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan menegaskan bahwa berita yang beredar di Media Sosial adalah HOAX atau tidak benar.

"Berita yang menyebar itu adalah HOAX yang sengaja dihembuskan oleh OPM dan simpatisannya, bahkan aparat TNI hadir di RSUD Madi atas permintaan dari Tim Medis karena merasa terancam dari aksi OPM. Justru saat ini aparat TNI dari Yonif 527 membantu melaksanakan pengamanan RSUD Madi Paniai karena adanya pengaduan dari masyarakat bahwa gerombolan OPM akan membakar RSUD tersebut."

“Sudah mengkonfirmasi ke pihak RSUD, pihak RSUD juga menjelaskan bahwa pihaknya menutup pintu dengan memalang karena kunci pintu rusak, sehingga takut obat-obatan dan alat medis hilang. Demikian pula karena tidak memiliki Dokter spesialis anak, sehingga pasien anak-anak saat ini dialihkan ke RS Deiyai. Diungkapkan pula bahwa foto-foto yang beredar merupakan tidak sesuai fakta terkini,”ucap Kapendam XVII/Cenderawasih dalam rilis tertulisnya ke awak Media.

Letkol Inf Candra menegaskan Tenaga Medis dan pihak RSUD Madi telah membantah berita HOAX itu. Jadi sekarang sudah jelas bahwa TNI tidak pernah mengusir pasien, Foto itu kejadian lama, sedangkan saat ini tidak seperti itu kondisinya.

“Jadi semua itu pemberitaan HOAX yang sengaja dihembuskan oleh gerombolan OPM dan simpatisannya, Terbukti dan nyata beberapa waktu lalu OPM telah membakar Kios milik warga dan membakar sekolah YPPGI di kampung Madi dan Kopo Kab. Paniai," tutup Kapendam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....