Analisis Titik Hotspot dan Perkembangannya di Kabupaten Nabire

  • 29 Sep 2026 12:27 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Stasiun Meteorologi Kelas III Douw Aturure Stasiun Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nabire, rilis analisis titik hotspot dan perkembangannya di Kabupaten Nabire. Rilis analisis titik hotspot dan perkembangannya di Kabupaten Nabire, dalam periode tanggal 1 hingga 27 September 2026.

Pada periode tersebut terdapat total jumlah hotspot sebanyak 1059 titik, jumlah distrik terdeteksi 11 dari 16 distrik, puncak hotspot pada 13 September, berjumlah 268 titik, distrik tertinggi jumlah hotspot 410 titik (38,7%) adalah Distrik Yaur, selanjutnya terbanyak kedua adalah Distrik Nabire Barat dengan jumlah hotspot 156 titik, disusul Distrik Yaro sebanyak 120 titik dan Distrik Teluk Umar sebanyak 111 titik hotspot.

Pola perkembangan hotspot, jumlah hotspot terendah pada periode 1 hingga 7 September (1 - 8 titik perhari). Jumlah hotspot meningkat signifikan pada periode 8 - 11 September (12 - 27 perhari), lonjakan jumlah hotspot sangat tinggi pada periode 12 - 16 September, dengan puncak 268 titik pada 13 September 2026. Setelah 17 September terjadi penurunan jumlah hotspot namun masih fluktuatif hingga 27 September 2026.

Analisis tingkat kepercayaan, hotspot pada tingkat kepercayaan tinggi mencapai (lebih dari 80 %) sebanyak 19 titik atau 1,8 %. Tingkat kepercayaan sedang (50 - 80 %) sebanyak 962 titik hotspot atau 90,8 %, sedangkan hotspot dengat tingkat kepercayaan rendah (kurang dari 50 %) sebanyak 78 titik atau 7,4 %.

Stasiun Meteorologi Kelas III Douw Aturure menghimbau agar perlu peningkatan kewaspadaan dan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah dengan jumlah hotspot tinggi. Pemantauan berkelanjutan dan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....