BMKG Nabire Minta Pemkab dan Warga Perkuat Cadangan Air Amankan El Nino

  • 02 Sep 2026 05:06 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Stasiun Meteorologi Klimatologi Nabire mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera memperkuat ketersediaan air pasca ditemukannya pemetaan wilayah berisiko terdampak fenomena kekeringan. Langkah pencegahan ini dinilai sangat strategis untuk mengantisipasi krisis pasokan air bersih yang berpotensi mengganggu kebutuhan harian warga maupun aktivitas produksi ekonomi setempat.

“Berdasarkan hasil pemetaan iklim terbaru, BMKG telah mengelompokkan area rentan di wilayah Nabire ke dalam skala prioritas mulai dari tingkat sedang, tinggi, hingga sangat tinggi. Pemetaan ini diharapkan menjadi rujukan utama bagi instansi teknis untuk segera mengambil langkah intervensi sebelum dampak kekeringan semakin meluas dan memicu permasalahan yang lebih berat,” ujarnya saat di hubungi RRI, Senin 1 September 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Klimatologi Nabire, Husain Kamadi, menegaskan perlunya optimalisasi titik tampungan air yang ada serta pencarian sumber penampungan baru. Menurutnya, pemerintah daerah wajib memperkuat infrastruktur cadangan air dengan membenahi fungsi waduk maupun embung agar mampu menampung serta mendistribusikan air secara maksimal di tengah ancaman kemarau.

Selain peran pemerintah, Husain juga menyoroti pentingnya kepedulian masyarakat dalam menjaga serta memproteksi sumber-sumber mata air di sekitar pemukiman mereka. Ia mengimbau warga agar tidak mencemari atau merusak area tangkapan air, mengingat keberadaan sumber mata air yang bersih menjadi benteng pertahanan terakhir bagi pemenuhan kebutuhan konsumsi harian di masa sulit.

Sebagai langkah jangka panjang, sinergi antara kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air dan kesadaran lingkungan dari masyarakat menjadi kunci utama ketahanan daerah. Penghematan penggunaan air baku di tingkat rumah tangga juga disarankan untuk terus digalakkan selama periode puncak kekeringan berlangsung.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, dampak risiko kekeringan akibat El Nino diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin. Pihak BMKG pun berjanji akan terus menyuplai pembaruan data pemantauan cuaca dan iklim secara berkala guna mendukung kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Nabire.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....