Markus Makai Apresiasi Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Nabire
- 21 Agt 2026 10:44 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire — Anggota DPRK Nabire, Markus Makai, S.Hut, memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Nabire atas penanganan sejumlah aksi demonstrasi yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
Markus menilai penanganan massa aksi yang dilakukan aparat kepolisian cukup baik, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai.
“Saya memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Nabire beserta jajaran. Dalam beberapa bulan terakhir, penanganan massa aksi cukup baik. Kami berharap pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan persuasif terus dipertahankan,” ujar Markus Makai.
Menurutnya, demonstrasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi dan masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat serta kritik terhadap pemerintah maupun kebijakan publik.
Hak tersebut dijamin dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28E ayat (3), yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Ketentuan mengenai penyampaian pendapat di muka umum juga diatur secara khusus melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
“Masyarakat mempunyai hak untuk menyampaikan aspirasi. Namun, dalam menyampaikan pendapat, kita juga harus menghormati aturan dan menjaga ketertiban umum. Begitu pula aparat harus terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan menghormati hak warga negara,” katanya.
Markus berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRK, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat. Menurutnya, komunikasi yang baik dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman dan menjaga situasi keamanan di Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai perbedaan itu merusak persaudaraan. Mari kita sama-sama menjaga Nabire dan Papua Tengah tetap aman, damai, dan kondusif. Aspirasi masyarakat harus didengar, sementara keamanan bersama juga harus kita jaga,” pungkas Markus Makai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....