BMKG Catat 113 Hotspot di Nabire, Warga Diminta Waspada Karhutla

  • 20 Agt 2026 23:56 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 246 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Provinsi Papua Tengah selama periode 10 hingga 19 Agustus 2026. Kepala BMKG Nabire, Husein Kamadi, mengatakan dari jumlah tersebut, Kabupaten Nabire menjadi wilayah dengan sebaran hotspot terbanyak, yakni mencapai 113 titik.

Berdasarkan tingkat kepercayaannya, hotspot di Papua Tengah terdiri atas 11 titik dengan tingkat kepercayaan rendah, 219 titik tingkat kepercayaan sedang, dan 16 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi. Di Kabupaten Nabire, tercatat satu titik dengan tingkat kepercayaan rendah, 109 titik sedang dan tiga titik dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Selain Nabire, hotspot juga terpantau di Kabupaten Dogiyai sebanyak 47 titik, Paniai 31 titik, Puncak 21 titik, Puncak Jaya 19 titik, Mimika enam titik, Deiyai lima titik dan Intan Jaya empat titik. Husein Kamadi mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan, seiring kondisi kering yang terjadi di sejumlah wilayah Papua Tengah.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik untuk membuka atau membersihkan lahan maupun membakar sampah, khususnya di kawasan yang mudah terbakar seperti semak belukar, hutan dan lahan kering. Masyarakat yang menemukan titik api atau indikasi kebakaran diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin dan mencegah api meluas.

BMKG Nabire mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca dan hotspot melalui informasi resmi BMKG. Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini juga dapat diperoleh melalui unit pelaksana teknis BMKG maupun kanal informasi resmi BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....