Gotong Royong Jadi Wujud Kemerdekaan Warga Nabire
- 18 Agt 2026 21:42 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Semangat mengisi kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai perlombaan, tetapi juga melalui kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Di Kabupaten Nabire, semangat tersebut terlihat dari keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama. Upaya ini menjadi bagian dari penerapan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendapat apresiasi melalui lomba kampung terbersih dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain penghargaan pengelolaan dana kampung, Pemerintah Kabupaten Nabire juga mengumumkan pemenang lomba kampung terbersih yang dibagi dalam dua zona.
Untuk Kategori Perkotaan atau Zona II, Juara I diraih Kelurahan Girimulyo, Juara II Kampung Lagari Jaya, dan Juara III Kampung Wadio.
Sementara untuk Kategori Pesisir/Wilayah 3T atau Zona I, Juara I diraih Kampung Napan Yaur, disusul Kampung Kama sebagai Juara II dan Kampung Moor sebagai Juara III.
Kepala Kelurahan Girimulyo, Feri B. Pattiruhu, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama masyarakat, bukan hanya pemerintah kelurahan.
“Jadi ini hasil yang kita capai bersama-sama dengan warga, kita tidak bergerak sendiri,” kata Feri kepada tim LPP RRI Nabire, Senin 17 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kebersihan lingkungan di Girimulyo dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah kelurahan, RT/RW, kader PKK dan Posyandu, Karang Taruna hingga masyarakat.
“Jadi semua elemen yang ada di Girimulyo kita berdayakan untuk kebersihan lingkungan. Jadi di situ ada kami dari kelurahan, ada RT/RW, ada juga kader-kader PKK dan Posyandu, ada Karang Taruna, terus dengan masyarakat yang ada di sana,” ujarnya.
Menurut Feri, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian dalam berbagai kegiatan masyarakat. Sampah yang dihasilkan setelah kegiatan harus segera ditangani agar tidak berhamburan di lingkungan.

Ia menilai, upaya menjaga kebersihan perlu didukung fasilitas yang memadai. Karena itu, pihak kelurahan berupaya menyediakan bak sampah agar masyarakat memiliki tempat pembuangan yang jelas.
“Kalau kita menekan masyarakat tanpa ada fasilitas, ya itu juga salah, kan begitu,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kampung Napan Yaur, Adam A. Abowi, mengatakan kebersihan kampung dijaga melalui kegiatan rutin yang melibatkan perangkat kampung dan masyarakat.
Kegiatan tersebut mencakup pembersihan pagar kampung, jalan hingga kawasan pantai. Pembersihan ditetapkan setiap Jumat dengan melibatkan berbagai pihak termasuk kepala dusun.
“Untuk pembersihan kampung, termasuk pagar kampung, pembersihan jalan, pembersihan pantai. Ya, setiap hari Jumat itu ditetapkan untuk pembersihan,” ujar Adam.
Adam mengatakan masyarakat memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Pembagian tugas kepada RT dan kepala dusun dilakukan untuk memastikan kegiatan kebersihan dapat berjalan secara rutin.
Capaian Kelurahan Girimulyo dan Kampung Napan Yaur menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan dapat dibangun melalui keterlibatan masyarakat dan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
Semangat gotong royong tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya dimaknai melalui perayaan, tetapi juga melalui kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....