Dari Pegunungan Papua, PTFI Rayakan Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan
- 17 Agt 2026 20:53 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - PT Freeport Indonesia atau PTFI menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. Upacara berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang berada pada ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut.
Upacara dipimpin langsung Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, selaku inspektur upacara. Sebanyak 770 peserta hadir mengikuti upacara di Tembagapura, yang terdiri dari karyawan PTFI, mitra kerja, serta peserta lainnya. Para peserta juga mengenakan pakaian batik sebagai bagian dari suasana peringatan kemerdekaan.
Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Selaras dengan tema tersebut, PTFI mengangkat subtema “One Freeport, Dari Timur Indonesia, Kita Bangkit Bersama”, yang menggambarkan persatuan seluruh keluarga besar PTFI dari Papua hingga Gresik.
Konsep One Freeport diwujudkan melalui pelaksanaan upacara secara serentak di sejumlah lokasi, yakni Tembagapura, Kuala Kencana, Nabire, Jakarta, Smelter PTFI Gresik, dan PT Smelting Gresik. Semangat tersebut menjadi simbol persatuan karyawan dari berbagai suku, agama, dan budaya dalam menjalankan tugas serta memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Paskibra Tembagapura juga menampilkan kolaborasi antara pelajar Yayasan Pendidikan Jayawijaya atau YPJ Tembagapura dengan karyawan PTFI. Pembawa baki terdiri dari Seni Bukaleng, siswa SMP YPJ, dan Sasa Aulia dari Divisi Concentrating. Sementara pengibar bendera yakni Razka Angelo Kamasan Morin, Dadi Hermawan dari Divisi MIS, dan Ahmad Rizal dari Facilities Management.
Dalam amanatnya, Tony Wenas menyampaikan bahwa semangat One Freeport menjadi kekuatan bagi perusahaan untuk terus bangkit di tengah berbagai tantangan. Ia menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan prinsip utama yang tidak dapat ditawar, karena setiap pekerja harus dapat kembali ke rumah dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga.
Tony juga mengajak seluruh peserta mengenang sembilan pekerja PTFI yang meninggal dunia dalam sejumlah insiden. Tujuh pekerja menjadi korban insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave pada 8 September 2025, sedangkan dua pekerja lainnya, Erman Rustaman dan Simson Mulia, meninggal dunia dalam rangkaian insiden keamanan pada kuartal pertama 2026.

Menurut Tony, berbagai peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi PTFI untuk terus memperkat budaya keselamatan dan keamanan di seluruh wilayah kerja. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah serta aparat keamanan dalam menjaga keselamatan dan keamanan karyawan, operasional, serta seluruh area kerja PTFI.
Di tengah proses pemulihan operasi tambang bawah tanah, Tony menyebut kapasitas produksi PTFI diproyeksikan mencapai sekitar 65 persen pada akhir semester kedua 2026, dengan target produksi sekitar 800 juta pound tembaga dan 700 ribu ounce emas. Kapasitas tersebut diharapkan meningkat sekitar 75 persen pada pertengahan 2027 dan secara bertahap mendekati kapasitas penuh pada akhir 2027.
PTFI juga terus mendorong investasi jangka panjang, termasuk pengembangan Tambang Bawah Tanah Kucing Liar. Investasi tersebut telah mencapai sekitar 25 triliun rupiah dan secara keseluruhan diproyeksikan mencapai 72 triliun rupiah. Sementara itu, fasilitas pemurnian PTFI dan PT Smelting di Gresik diproyeksikan memiliki kapasitas pemurnian sekitar tiga juta ton konsentrat tembaga per tahun.

Dalam kesempatan tersebut, PTFI memberikan penghargaan kepada 277 karyawan yang telah mengabdi selama lebih dari 25 tahun. Penghargaan diberikan kepada 188 karyawan di Tembagapura dan 89 karyawan di Kuala Kencana sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas mereka kepada perusahaan.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan PTFI kemudian dilanjutkan dengan konser yang menghadirkan sejumlah artis dari kawasan timur Indonesia. Pada malam hari, pesta rakyat juga dijadwalkan berlangsung di kawasan Riskem atau Mile 78 dengan menghadirkan hiburan bagi karyawan dan keluarga besar PTFI. Melalui momentum tersebut, PTFI menegaskan semangat “Dari Timur Indonesia, dari Tanah Papua untuk Indonesia, Freeport Bangkit” sebagai tekad untuk terus bekerja bersama, menjaga keselamatan, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi Papua serta Indonesia.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....