Pemkab Nabire Mendorong Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
- 14 Agt 2026 04:39 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire Bupati Nabire, Mesak Magai, menilai kekayaan sumber daya alam di Kabupaten Nabire cukup melimpah yang harus dikelola menjadi kekuatan pangan sekaligus sumber ekonomi masyarakat, hal ini sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
“Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat melimpah, mulai dari sektor kelautan, perikanan, hingga perkebunan. Pengelolaan yang bijak, adil, dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan agar potensi besar ini benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.
Ungkapan itu dikemukakan Bupati Mesak Magai, saat menyampaikan sambutanya pada acara pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang di selenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, bertempat di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Jalan Ahmad Yani Nabire, Rabu 12 Agustus 2026.
“Untuk megurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, Pemerintah Kabupaten Nabire, terus berupaya mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal, dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang harus dikelola menjedi kekuatan pangan sekaligus meningkatakan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Mesak Magai, juga mengapresiasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, karena di bulan ini telah melaksanakan dua agenda besar yakni, panenraya padi di SP 1 Distrik Nabire Barat, dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, SP.,M.Si, dalam laporannya menjelasakan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, diselenggarakan dalam rangkan untuk menjaga stabilisasi Pasokan dan harga pangan dalam rangka untuk mengendalikan inflasi di Kabupaten Nabire. menyongsong HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 Tahun 2026.
“GPM ini melibatkan para distributor pangan yang ada di Kabupaten Nabire, yaitu sebanyak 11 distributor dan juga pelaku usaha pangan, serta 4 kelompok tani binaan Dinas Ketahanan Pangan yang ada di Kabupaten Nabire,” jelasnya.
Pantauan RRI di Lapangan masyarakat Kabupaten Nabire, cukup antusias memadati lapak-lapak untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga masing-masing sejak pagi hingga siang hari. Yang berjalan aman, lancar dan tertib.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....