120 Km Ditempuh, TNI Habema Salurkan Dua Ton Bantuan untuk Tiga Distrik di Puncak
- 03 Agt 2026 07:44 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Kondisi geografis dan cuaca ekstrem tidak menyurutkan langkah prajurit Komando Operasi TNI Habema dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah pegunungan Papua. Sebanyak dua ton bantuan logistik berhasil didistribusikan kepada masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Sabtu 1 Agustus 2026.
Perjalanan menuju tiga distrik tersebut berlangsung penuh tantangan. Keterbatasan lokasi pendaratan pesawat membuat bantuan harus diturunkan di titik yang berjarak sekitar 120 kilometer dari wilayah tujuan.
Setibanya di lokasi pendaratan, personel Koops TNI Habema kemudian membawa seluruh logistik dengan berjalan kaki. Mereka harus melintasi lereng curam, lembah, sungai, hingga jalur pegunungan untuk mencapai masyarakat di tiga distrik tersebut.

Berbagai kondisi alam juga menjadi tantangan selama perjalanan. Kabut tebal yang muncul secara tiba-tiba, hujan, serta suhu yang dapat mencapai minus tiga derajat Celsius membuat para prajurit harus membangun tempat peristirahatan sementara di sekitar lereng gunung dan kawasan hutan.
Meski menghadapi kondisi yang berat, seluruh personel tetap melanjutkan perjalanan demi memastikan bantuan kemanusiaan dapat diterima masyarakat yang telah berbulan-bulan menghadapi dampak kekeringan dan krisis pangan.
Setelah menempuh perjalanan selama 12 hari, bantuan akhirnya tiba dan disalurkan kepada masyarakat di ketiga distrik. Bantuan tersebut terdiri atas beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan.

Distribusi bantuan dilakukan dengan memanfaatkan transportasi udara sebagai salah satu akses menuju wilayah yang terisolasi akibat kondisi geografis pegunungan Papua.
Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P., mengatakan keberhasilan misi tersebut menjadi bukti bahwa negara tetap hadir untuk masyarakat meskipun harus menghadapi tantangan alam yang berat.
"Keberhasilan pendistribusian bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel di lapangan serta dukungan dari pemda setempat. Medan yang ekstrem, cuaca yang tidak menentu, dan keterbatasan akses tidak menjadi alasan bagi kami untuk berhenti. Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua," ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Distrik Lambewi, Lanius Wenda, S.Sos., yang mewakili masyarakat Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi. Ia menyampaikan terima kasih kepada Koops TNI Habema atas bantuan yang telah disalurkan.
Menurut Lanius, masyarakat di tiga distrik tersebut telah menghadapi kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026. Kondisi cuaca ekstrem yang berlangsung cukup lama berdampak pada hasil panen dan menyebabkan persediaan bahan makanan masyarakat semakin menipis.
"Kami mewakili masyarakat Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI, khususnya Koops TNI Habema. Bantuan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat kami. Sejak Juni hingga sekarang kami menghadapi kekeringan dan kesulitan pangan. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi bayi, anak-anak, dan keluarga yang terdampak. Kami berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut," ungkap Lanius Wenda.
Pendistribusian dua ton bantuan tersebut menunjukkan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diukur dari mudah atau sulitnya medan yang ditempuh, tetapi juga dari komitmen untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Di tengah kondisi alam pegunungan Papua yang berat, perjalanan panjang dan setiap bantuan yang dibawa menjadi bagian dari upaya menghadirkan kepedulian negara bagi masyarakat pedalaman.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat dalam menangani dampak kekeringan dan krisis pangan di wilayah pegunungan Papua. Dengan demikian, kebutuhan dasar masyarakat dapat tetap terpenuhi dan proses pemulihan kehidupan warga terdampak dapat berjalan secara berkelanjutan.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....