Jelang Aksi KNPB, Sejumlah Kepala Suku di Nabire Ajak Warga Jaga Kamtibmas

  • 02 Agt 2026 19:30 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Menjelang rencana aksi penyampaian pendapat yang akan dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Senin 3 Agustus 2026, sejumlah kepala suku di Kabupaten Nabire mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Aksi tersebut diketahui bertujuan menyampaikan aspirasi mengenai isu perdamaian dan hak asasi manusia bagi masyarakat di Papua. Para tokoh adat menegaskan bahwa penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang, namun pelaksanaannya diharapkan berlangsung secara damai, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Suku Besar Suku Moni Papua Tengah, Musa Kobogau, mengimbau masyarakat, khususnya warga Suku Moni di Papua Tengah, agar tidak ikut bergabung dalam aksi tersebut. Ia juga meminta penyelenggara aksi melaksanakan penyampaian aspirasi secara tertib di Kantor MRP Papua Tengah.

Menurutnya, seluruh pihak memiliki tanggung jawab menjaga keamanan daerah agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

"Jangan buat hal-hal yang dapat merugikan banyak masyarakat. Lakukan dengan tertib dan terkendali. Kita sama-sama jaga kamtibmas di Papua Tengah," kata Musa Kobogau, Sabtu 1 Agustus 2026.

Senada dengan itu, Kepala Suku Simapitowa, Fabianus Tebay, menyampaikan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara. Namun, ia mengingatkan agar keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas bersama.

Fabianus juga menyarankan agar penyampaian aspirasi dilakukan langsung di lokasi tujuan tanpa menggelar long march. "Teman-teman masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi langsung saja ke Kantor MRP Papua Tengah," ujarnya.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Moni Kabupaten Nabire, Aten Kobogau, turut mengajak massa aksi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung di Kantor MRP Papua Tengah sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung tertib.

Sementara itu, Kepala Suku Dani Sub Rayon Nabire Barat, Sem Wanimbo, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh atau ikut-ikutan mengikuti aksi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi keamanan di Kabupaten Nabire.

Menurut Sem, kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi kunci agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik.

"Mari masyarakat kita semua mendukung pihak keamanan TNI-Polri untuk daerah kita tetap aman dan kondusif, agar aktivitas perekonomian masyarakat bisa berjalan dengan baik dan lancar," ungkapnya.

Sejumlah tokoh adat berharap penyampaian aspirasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin3 Agustus 2026 dapat berjalan aman, damai, tertib, serta menghormati hak masyarakat lainnya untuk tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....